Suara.com - Saat ini banyak gerai makanan yang mulai mengganti plastik dengan tas kertas atau tas kain. Biasanya penggunaan tas kain untuk membawa makanan ini akan dikenakan biaya tambahan.
Langkah ini dilakukan dengan harapan mampu mengurangi sampah plastik sekali pakai. Meski demikian, seorang warganet mengungkapkan keresahannya dibalik tas kain miliknya yang cukup banyak.
Hal tersebut ia bagikan melalui akun TikTok @BanyuSadewa. Dalam cuitan tersebut, ia mengapresiasi sekaligus mengungkapkan kekhawatirannya.
Keresahan ini berangkat dari dirinya yang selalu mendapatkan tas kain saat memesan makanan secara online. Dirinya yang cukup sering memesan makanan online ini lantas jadi memiliki banyak simpanan tas kain.
"Tahukah kamu 'biaya bungkus' di GoFood atau GrabFood itu sekarang kena biaya Rp4.000 sampai Rp5.000 untuk tas spunbound (tas kain) kayak gini? Apresiasi banget untuk mengurangi penggunaan plastik, tapi masalahnya setiap pesan makanan, di rumah jadi nambah koleksi tas spunbound banyak banget. Jatuhnya malah nambah 'sampah' baru," tulisnya dalam cuitan tersebut.
Pada cuitan itu, ia juga menyertakan foto 2 buah tas kain yang ia dapatkan dari gerai makanan. Keberadaan tas kain yang cukup menumpuk ini pun bisa dibilang jadi mubazir.
Pasalnya, tumpukan tas kain itu tak akan ia gunakan dalam satu waktu sekaligus. Selain itu, biaya tambahan yang dikenakan pun bisa dibilang cukup banyak untuk membayar sesuatu yang sudah ia milik dalam jumlah tak sedikit.
Cuitan ini lantas mengundang banyak perhatian warganet. Beragam komentar berisi aneka pendapat pun memenuhi unggahan ini.
"Aku kemarin nggak jadi pesan makanan di salah satu restoran online soalnya harus pakai biaya tambahan buat tas. Padahal tas beginian udah ada banyak," komentar seorang warganet.
Baca Juga: Tak Teliti saat Beli Makanan via Aplikasi, Pria Ini Terpaksa Ambil Pesanan Sendiri
Warganet lain ikut berkomentar. "Kalau saya mah dibalikin ke tokonya saat main ke mal. Ternyata bukan saya saja, ada pelanggan lain yang sepemikiran," ujar warganet lainnya.
"Jadi berasa kantung plastik lebih berguna karena bisa dipakai lagi jadi alas tempat sampah," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Selasa (31/5/2022), cuitan ini sudah disukai oleh lebih dari 25 ribu akun di Twitter.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
Terkini
-
Royalti Tak Pasti di Era Streaming: Masalah Klasik Musisi yang Disorot KreasiPro
-
5 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Harga Ramah di Kantong
-
5 Shio Paling Beruntung Selama Akhir Pekan 4-5 April 2026, Kamu Termasuk?
-
Moscow Fashion Week 2026: Perpaduan Tradisi, Desainer Muda, dan Tren Sustainable yang Mendunia
-
5 Pilihan Shade Bedak OMG Coverlast Two Way Cake, Tahan Minyak 8 Jam dan Hasil Flawless
-
Sentuhan Luna Maya untuk Pendidikan, Hadirkan Ruang Belajar Lebih Layak
-
5 Rekomendasi Bedak Pixy yang Tahan Lama, Wajah Segar Seharian
-
Vigili Paskah Itu Apa? Ini Makna, Rangkaian Ibadah, dan Alasan Digelar Malam Hari
-
30 Link Twibbon Hari Paskah 2026 yang Menarik dan Siap Pakai Gratis
-
Kapan Harus Reapply Sunscreen? Ini 7 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Diblend