Suara.com - Berbagai cara terus dilakukan untuk bisa meningkatkan kualitas lulusan perguruan tinggi di Indonesia. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh Universitas Esa Unggul (UEU) telah bergabung dengan Cintana Alliance, jaringan global universitas yang berambisi untuk mengembangkan dan meningkatkan program akademik berkualitas tinggi.
“Berafiliasi dengan ASU, Universitas Esa Unggul akan mengakses praktik terbaik global dalam keunggulan akademik. Hal ini akan memungkinkan Universitas Esa Unggul untuk mengubah dirinya menjadi universitas internasional terkemuka di tanah air,” kata Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma A.P., MBA, IPU, seperti dalam keterangannya, Rabu, (1/6/2022).
Ia menjelaskan, bahwa pandemi telah menjadi pendorong kuat untuk perubahan dalam lanskap pendidikan global yang sudah berkembang dengan teknologi sebagai pendorong utamanya. Siswa di seluruh dunia telah memperoleh manfaat dari kemampuan untuk mengakses pelajaran berkualitas tinggi yang dirancang dengan prospek global saat belajar di negara asal mereka.
Bagi siswa di Indonesia, lingkungan belajar yang semakin global ini semakin menekankan pada keterampilan digital, pendidikan berkualitas tinggi, dan kewirausahaan.
“Universitas akan dapat mengintegrasikan konten dan kurikulum ASU ke dalam kurikulum lokal, serta meningkatkan kualitas sumber belajar yang tersedia bagi siswa di UEU."
"Di banyak wilayah di dunia, pendidikan berkualitas sulit ditemukan. Namun, pendidikan yang inovatif, dinamis, dan luar biasa dapat menjadi katalisator bagi perkembangan sosial, ekonomi, dan budaya yang penting bagi masa depan komunitas global kita," kata Presiden ASU Michael Crow.
Selama tujuh tahun terakhir, ASU dinobatkan sebagai universitas paling inovatif oleh US News and World Report dan salah satu universitas paling bergengsi di dunia versi Times Higher Education. ASU juga merupakan rumah bagi beberapa undergraduates teaching peringkat teratas di AS seperti dikutip U.S News & World Report.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan