Suara.com - Kenaikan harga tiket naik Candi Borobudur menjadi Rp750 ribu untuk turis lokal, membuat penyanyi Andien Aisyah turut menyampaikan keresahannya.
Keresahan itu seputar perilaku pengunjung Candi Borobudur yang dipotret pada 2019 lalu dan dibagikan Jurnalis Harian Kompas, Sarie Febriane. Potret ini membuat Andien kesulitan mengajarkan hal baik kepada anaknya.
Potret itu memperlihatkan pengunjung yang terlihat asyik duduk di Stupa Candi Bodorobudur, bahkan banyak juga yang memanjat hingga atas stupa.
Padahal sudah ada tulisan aturan yang menyatakan 'Dilarang Duduk Pada Stupa' atau 'Dilarang Memanjat Stupa', tapi pengunjung nampak tidak mengindahkan aturan tersebut.
Unggahan itu juga memperlihatkan, pengunjung anak dan dewasa yang menaiki tembok candi padahal sudah dipasang pagar pembatas.
Menurut Andien, saat lingkungan sekitar tidak mendukung memberi contoh yang baik untuk anak, ini juga bisa membuat orangtua sulit mengajarkan hal baik pada anaknya.
"Asli nih, hal-hal yang kayak gini yang bikin aku susah jelasin juga ke anak, kalau kalau pertanyaan 'kok dia boleh begitu gitu?'," tulis Andien menanggapi unggahan Sarie di akun Instagramnya, dikutip suara.com Senin, (6/6/2022).
Selanjutnya, Andien kemudian membagikan tulisan adiknya, Dias Kinanthi tentang Candi Bodorobudur. Tulisan berisi rasa miris perempuan yang juga seorang Diplomat di Swiss, bahwa banyak komentar sinis dibalik kenaikan harga tiket masuk Candi Borobudur.
Menurut Dias, di balik komentar itu tidak banyak masyarakat yang tahu alasan sesungguhnya dibalik kenaikan tiket. Apalagi kata dia, harga itu hanya berlaku jika ingin naik ke atas stupa Candi Borobudur. Tapi bila masuk ke kompleks Candi Bodorobudur tidak ada kenaikan harga tiket.
Baca Juga: Tak Perlu Bayar Rp 750 Ribu, Pelajar Cuma Dikenakan Biaya Rp 5.000 Untuk Naik Candi Borobudur
"Walaupun kita nggak beli tiket naik, kita tetap bisa foto-foto candinya, tetap bisa naik andong keliling kompleks, belanja souvenir khas setempat, jajan makanan khas Jawa Tengah, nonton pertunjukan tradisi, dan tentunya belajar tentang Borobudur di information center-nya," ungkap Dias dalam salah satu tulisannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement