Suara.com - Setelah kejadian seorang lelaki ditarik seekor Orangutan di kebun binatang menjadi viral, kini giliran seorang perempuan yang menjadi korban keisengan Orangutan yang membuatnya tampak begitu terkejut.
Video yang diunggah akun TikTok @hallonemo1 ini memperlihatkan seorang perempuan yang tengah berjalan-jalan di sebuah kebun binatang.
Saat melihat kandang Orangutan, ia pun mendekatinya dan berhenti tepat di depan pagar pembatas.
Di sana, ia terlihat mengeluarkan ponsel dengan maksud ingin melakukan foto selfie dengan latar belakang Orangutan yang sedang bergelantung di kandang.
Hal yang bikin terkejut, Orangutan tersebut turun dari posisinya dan mengulurkam satu tangannya ke keluar kandang untuk menarik rambut si perempuan yang tengah bersiap untuk selfie. Simak videonya di sini.
Tentu saja hal tersebut membuat si perempuan dan orang yang merekamnya dari kejauhan terkejut dan panik. Tidak jelas bagaimana akhir dari video tersebut, namun nampaknya si Orangutan tak senang diajak selfie.
Video ini pun mengundang perhatian warganet. Tak sedikit yang membandingkan kejadian ini dengan apa yang dialami seorang lelaki dengan akun TikTok @ifin_.
Lelaki tersebut memang tampak mendekati kandang Orangutan dan bermaksud ingin memeluk hewan asli Indonesia itu. Sayangnya, aksi itu gagal karena ia malah ditarik oleh Orangutan tersebut.
Anggota tubuhnya, seperti kaki dan tangan benar-benar dipegang oleh Orangutan tersebut dengan kencang. Bahkan baju dan celana lelaki itu juga tampak ditarik.
Baca Juga: Cara Aurel Hermansyah Gendong Baby Ameena Jadi Sorotan Seorang Ibu, Publik: Kasihan Anaknya
Belakangan diketahui jika hal ini terjadi akibat dirinya melanggar aturan kebun binatang, karena melewati pagar pembatas kandang.
Sementara kali ini, perempjan tersebut tidak melanggar aturan, ia berdiri di belakang pagar pembatas yang seharusnya cukup aman untuk melihat hewan. Video tersebut pun telah dilihat lebih 300 ribu kali dengan beragam komentar dari warganet.
"Ini mbaknyaa ga ngelewatin pager tapii tetep kenaaa, mba gapapa kan," kata @lychxxxxxxxxx.
"Kali ini mau ketawa tapi jujur gajadi. Mba km gapapa kan? Kayaknya kali ini pihak zoo nya yang harus klarifikasi," ujar @gausxxxxxxxx.
"Semua hewan itu ga boleh dibelakangin ya pasti mereka iseng atau nyerang," tambah @gorixxxxxxx.
"Abang-abang yang kemarin belum selesai ngakak ku ini kakak-kakak lagi nambah buat ngakak," tulis @jovixxxxxxx.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan