Suara.com - Memasuki pertengahan tahun 2022, tren desain interior minimalis masih saja populer dan banyak diminati. Bukan hanya dari pembangunan rumah pribadi, tetapi juga pengembang properti yang berlomba-lomba menjual perumahan bergaya minimalis yang trendi dan menawan.
Desain interior minimalis pun lebih dari desain yang mengedepankan fungsionalitas dan kesederhanaan yang menawan. Desain interior minimalis terdiri dari beberapa turunan yang juga punya ciri khasnya masing-masing. Mulai dari Scandinavian, Industrial, sampai perpaduan Japanese-Scandinavian (Japandi).
Japanese-Scandinavian sendiri adalah aliran baru desain interior minimalis yang timbul dari perpaduan dua filosofi budaya. Wabi-sabi dari Jepang yang berarti keindahan dalam ketidaksempurnaan. Kemudian, lagom asal Skandinavia yang menekankan pada keseimbangan segala aspek kehidupan.
Keduanya diturunkan ke dalam konsep desain interior yang mengedepankan multifungsionalitas, estetika dalam kesederhanaan, dan keseimbangan antar elemen desain, termasuk elemen alami. Kombinasi ini membentuk salah satu desain interior minimalis yang paling dikenal selama beberapa tahun ke belakang.
Selain Japandi konvensional, gaya interior ini juga punya beberapa turunan yang juga merupakan perpaduan dengan desain interior minimalis lain. Fleksibilitas Japandi untuk digabungkan dengan berbagai elemen desain lain jadi salah satu kekuatan dan daya tariknya.
Japandi juga merupakan signature style dari Dekoruma dan berikut adalah lima desain interior hunian Japandi terbaru dari beberapa ruangan yang bisa dicontoh untuk hunian Anda. Baik rumah tapak ataupun apartemen.
1. Palet Warna Netral, Pencahayaan Alami, dan Furnitur Esensial Khas Japandi
Ruang keluarga loteng ini adalah salah satu contoh yang paling menggambarkan estetika Japandi konvensional. Putih menjadi warna primer yang mendominasi ruangan. Kemudian, warna sekunder, pada ruangan ini adalah cokelat muda yang memberikan aksen menarik.
Furnitur yang dipasang pun hanya yang benar-benar diperlukan sehingga meningkatkan nilai tepat guna ruangan. Kursi lengan di ujung, meja nakas, ottoman, rak dinding, dan dua sofa lipat lantai.
Baca Juga: 5 Ide Warna Cat Teras Rumah Minimalis yang Keren dan Menawan
Ruangan pun jadi terasa lapang meskipun tidak terlalu luas. Apalagi dibantu dengan jendela besar yang membawa cahaya matahari masuk. Elemen alami hadir melalui lantai kayu warna cokelat keabu-abuan.
2. Furnitur Built-in yang Multifungsi, Pintar, dan Hemat Ruang
Ciri khas lain dari Japandi adalah penggunaan furnitur built-in yang multifungsi. Pada area ruang keluarga, dapur, dan ruang makan ini, terlihat bahwa kitchen set dilengkapi meja makan mungil yang bisa ditarik masuk dan keluar sesuai kebutuhan penghuni rumah.
Bila sedang tidak digunakan, meja makan yang dimasukkan akan menghemat ruang pada area dapur. Ruang gerak di ruang keluarga pun lebih leluasa tanpa perlu terganggu oleh meja makan.
Tentunya, pemilik rumah mempertahankan tampilan monokrom dari warna putih yang berpadu dengan kayu cokelat muda yang dominan pada kitchen set. Living space pun terasa terang dan lapang.
3. Apartemen Studio Tetap Lega, Terang, dan Menawan Berkat Gaya Japandi
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan