Suara.com - Di Indonesia, pelanggan bisa menemukan konsep kafe di mana tamu dapat bersantap sambil bermain dengan kucing. Rupanya di Jepang, ada sebuah kafe yang membiarkan anak-anak babi bermain bersama para pelanggan yang datang.
Hal ini dibagikan melalui akun TikTok mikakubo911. Dalam unggahan itu, wanita yang akrab disapa Mika ini mengunjungi MiPig Cafe yang berlokasi di Harajuku, Jepang.
Kafe ini terlihat sangat cantik dengan dominasi pada interiornya. Saat masuk, pelanggan harus mencuci tangan lebih dulu.
Untuk meja dan kursi, pelanggan tak bisa memilih sendiri karena akan diarahkan oleh petugas kafe tersebut. Selain itu pelanggan juga tak diperbolehkan jalan-jalan di dalam area kafe.
Mika kemudian memilih sesi paling sebentar yakni 30 menit seharga 1000 Yen atau sekitar Rp120 ribu. Harga itu sudah termasuk gratis 1 minuman.
Anak-anak babi yang ada di kafe itu pun cukup beragam mulai dari warna merah jambu hingga hitam. Para babi itu akan mendatangi pelanggan dan bermain di dekatnya.
Selain minuman, di kafe ini juga ada donat menggemaskan sehingga memutuskan untuk membelinya. Saat sedang menyantap donat, tiba-tiba dua ekor babi datang dan duduk di pangkuannya.
Anak babi yang ada di sini juga tak boleh digendong. Di sudut ruangan juga sudah disediakan tempat untuk para babi ini untuk buang air dan mereka sudah terlatih.
Video ini pun menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan terkait.
"Ih, pantesan chat aku nggak dibalas, ternyata cowok aku lagi nongkrong," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Ya, ampun lucu banget tempatnya. Di Indonesia nggak bakal boleh ada deh ini kayaknya," ujar warganet ini.
"Baru kali ini lihat ada kafe sekaligus tempat main sama babi," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Senin (20/6/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 21 juta kali di TikTok.
Untuk menonton video selengkapnya, klik di sini!
Tag
Berita Terkait
-
Gus Miftah Pertanyakan Sejak Kapan Rendang Punya Agama, Ustadz Adi Hidayat: Sejak Batik Punya Kewarganegaraan
-
Siomay Babi Pinggir Jalan Ini Dijual Rp10 Ribu per Biji, Rasanya Sepadan dengan Harga
-
Akun Instagram Sempat Hilang karena Bikin Bakmi Babi Viral, Pria Ini Sebut Percaya Toleransi Masih Hidup di Indonesia
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali