Suara.com - Cinta Laura jadi sorotan setelah pasang badan untuk Widy Vierra dari pertanyaan Presenter Deddy Corbuzier, sebagai penyintas korban pelecehan seksual.
Dalam Podcast Deddy Corbuzier yang berjudul 'Sampai Nangis Gini Widy Vierra Pelecehan Sexual', Cinta Laura menilai pertanyaan Deddy terlalu menekan Widy, yang tak lain memiliki pengalaman traumatis.
"Lu pernah mengalami pelecehan seksual?," ujar Deddy dalam potongan video yang viral di Twitter. Sontak mendapatkan pertanyaan ini Widi yang tadinya sedang tertawa lantas terdiam.
Cinta yang memperhatikan langsung memotong dan meminta Widy untuk tidak menggubris pertanyaan Deddy.
"Nggak usah dijawab kalau nggak mau, kita nggak boleh maksa," tutur Cinta memotong.
"Kalau nanya suka bikin orang pressured (tertekan). Semua orang berani untuk melawan kamu (Deddy Corbuzier)," sahut Cinta lagi.
Sementara itu, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) menyediakan hotline layanan pengaduan pelecehan seksual dan kekerasan pada anak di telepon SAPA129 atau pesan WhatsApp 08211-129-129.
Beberapa waktu lalu suara.com sempat memanfaatkan layanan hotline KemenPPPA melalui pesan WhatsApp.
Berikut ini rincian dan rangkuman cara melaporkan kasus kekerasan seksual dan meminta pendampingan layanan pakar ahli melalui layanan tersebut.
Baca Juga: Widy Vierra Anggap Pelecehan Seksual yang Ia Alami sebagai Aib, Cinta Laura: This Needs to Stop!
1. Langsung Sampaikan Niat Pelaporan
Bisa langsung dengan kata 'halo saya melaporkan kasus pemerkosaan atau pelecehan seksual'.
Tidak perlu langsung menceritakan, bot atau mesin penjawab hotline akan langsung melampirkan platform berupa nama pelaporan dan permasalahanya.
2. Mengisi Identitas Pelapor
Pada form ini, nama pelapor bisa dirahasiakan, bisa diisi dengan nama pelapor, usia, telepon, alamat dan permasalahan.
Permasalahan bisa diisi dengan singkat misalnya kasus pemerkosaan anak, kasus pelecehan seksual di lingkungan rumah, kantor dan lain sebagainya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Jateng Jadi Basis Pelanggan Terbesar Indosat, Trafik Data Naik 10,4 Persen
-
DFSK E5 Plus Resmi Meluncur di GIIAS 2026 dengan Harga Spesial Mulai Rp479 Juta
-
Karhutla Hanguskan 40 Hektare Lahan di Palangka Raya
-
50 Persen Pengaduan di Jateng Isinya Sama: Perusahaan Nekat Tahan Ijazah Mantan Karyawan
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?