Suara.com - Mitos ikan duyung bisa ditemukan di berbagai belahan dunia. Bahkan salah satunya menyebut air mata ikan duyung bisa berubah menjadi mutiara.
Belum lama ini juga viral sebuah video yang diambil oleh warga di Pantai Latuhalat, Kota Ambon menggambarkan ikan duyung yang sedang berenang. Sebelumnya juga sempat ada warga lain di Pantai Seilale, Ambon yang juga melihat makhluk yang satu ini.
Ikan duyung sendiri juga sering disamakan dengan dugong karena bentuknya yang mirip. Namun, keduanya memiliki perbedaan di mana dugong pada dasarnya termasuk jenis mamalia laut. Sedangkan duyung sendiri diidentifikasi sebagai bagian dari keluarga ikan.
Dalam beberapa mitos yang beredar, ikan duyung sendiri digambarkan dengan sosok yang mirip dengan manusia. Hanya saja, ikan duyung ini tidak memiliki kaki tetapi ekor. Mitos mengenai ikan duyung ini rupanya juga berbeda-beda di berbagai negara.
Melansir laman Scuba, berikut beberapa mitos yang beredar mengenai duyung.
Mitos dari jaman dahulu
Diketahui, kisah mengenai ikan duyung ini berawal dari sebuah peradaban kuno yang saat ini menjadi negara Irak. Peradaban kuno ini dikenal dengan nama Asyur sekitar abad 1000 SM.
Berdasarkan kisah yang beredar, ikan duyung merupakan seorang Dewi Atargatis (dewi mitologi orang Het) yang jatuh cinta dengan penggembala. Namun, duyung tersebut tidak sengaja membunuh penggembala tersebut.
Sebab merasa malu, Dewi tersebut akhirnya melemparkan diri ke danau dan berharap menjadi ikan selamanya. Namun, karena kecantikannya masih nampak, akhirnya ia mengambil ekor ikan dan menggabungkannya dengan tubuh manusia miliknya.
Baca Juga: Viral Warga Rekam Makhluk Lautan, Apakah Ikan Duyung Benar Ada di Dunia Nyata?
Sementara itu dalam cerita Yunani Kuno duyung berawal dari saudara Alexander Agung yang berubah setelah kematiannya. Sementara arwahnya diceritakan menetap di Laut Aegea
Mitos dari Asia Timur
Pada masyarakat Tiongkok ikan duyung digambarkan sebagai sosok yang mampu mengeluarkan mutiara dari air matanya. Selain itu, ikan duyung juga dipercaya memiliki kekuatan yang bisa membawa keberuntungan untuk masyarakat.
Oleh karena itu, para nelayan di sana banyak yang ingin memburu ikan duyung. Namun, nelayan yang memburunya akan dipandang negatif karena ikan duyung dipercaya melambangkan keanggunan dan keindahan.
Mitos itu berbeda dengan versi Jepang. Masyarakat Jepang percaya daging ikan duyung jika dikonsumsi akan memberikan keabadian kepada orang tersebut. Namun, menangkap ikan duyung juga dinilai membawa nasib buruk.
Sementara itu, jika melihat ikan duyung yang terdampar di pantai, hal tersebut akan menandakan malapetaka yang berbahaya.
Mitos dari Inggris
Bagi masyarakat Inggris, ikan duyung dipercaya sebagai hal buruk di laut. Mereka percaya ikan duyung adalah makhluk nakal yang suka merayu pelaut dan membawanya menyelam hingga meninggal.
Jika ikan duyung tersebut muncul ke permukaan sendiri dapat menandakan hal buruk yang akan terjadi.
Ikan duyung pandangan modern
Seperti yang diketahui, ikan duyung sendiri saat ini digambarkan dengan sosok Ariel dalam animasi The Little Mermaid. Ikan duyung digambarkan sebagai sosok cantik yang nantinya akan bisa memiliki kaki setelah sisiknya mengering.
Selain itu, sosok tersebut dipercaya akan kembali menjadi duyunng jika kakinya itu terkena air kembali.
Itulah beberapa mitos mengenai ikan duyung. Hingga kini belum ada data adan bukti valid mengenai keberadaan dan bentuk ikan duyung yang sebenarnya. Namun, beberapa masyarakat tetap mempercayai keberadaan makhluk ini benar adanya.
Berita Terkait
-
Mama yang Berubah Jadi Peri di Mummy Fairy and Me 4: Keajaiban Putri Duyung
-
Visual Winter aespa di Fancam Drama Pukau Netizen: Seperti Putri Duyung
-
Sinopsis Manhua The Marriage With The Notoriously Rich Boss, Keren Abis!
-
Sinopsis Manhua 'Lovely Fish', Pesona Putri Duyung Super Imut!
-
Potret Cantik Lucinta Luna Jadi Ariel Little Mermaid Disorot Warganet: Mestinya Jadi Blorong
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Viral Alumni LPDP Diburu Netizen Buntut Kasus Dwi Sasetyaningtyas
-
Cuti Bersama dan WFA Libur Lebaran 2026 Mulai Kapan? Cek Jadwal Resminya
-
Bak Noni Belanda, Gaya Glamor Sarifah Suraidah Berbagi ke Pedagang Digunjing
-
Wajib Coba, Food Avenue Baru di Bogor Tawarkan Surga Kuliner Ramadan: Dari Soto Hingga Bakso!
-
Bibir Kerap Terlupakan, Padahal Rentan Rusak: Pentingnya Lip Balm SPF untuk Senyum yang Sehat
-
Doa Buka Puasa Ramadan Apakah Beda dengan Doa Buka Puasa Sunah?
-
Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu di Semarang, Solusi Praktis Uang Baru Buat THR Lebaran
-
Waktu Pembayaran Zakat Fitrah: Kapan yang Wajib, Makruh, hingga Haram?
-
5 Parfum Aroma Buah untuk Bukber, Wanginya Segar dan Gak Menyengat
-
Kas Keliling BI Tukar Uang Baru THR Lebaran 2026 Buka Sampai Kapan? Cek Jadwal dan Lokasinya