Suara.com - Rambut rontok menjadi masalah bagi 88 persen perempuan. Sebanyak 60 persen di antara mereka berusia kurang dari 35 tahun.
Di Indonesia sendiri, pencarian untuk kata kunci “hairfall” meningkat 4 kali lipat dalam 4 tahun terakhir.
Seperti diketahui, masalah kerontokan rambut dapat memicu ketidak-percayaan diri dan menghambat para perempuan muda, termasuk Milenial dan Gen-Z, untuk melakukan kegiatan yang mereka sukai atau pun mencoba hal-hal baru.
Menyadari hal ini, Kérastase kembali menyerukan pentingnya menjaga kesehatan kulit kepala dan rambut dengan Kérastase GENESIS yang dapat membantu mengurangi rambut rontok dan patah hingga 91 persen.
"Salah satu masalah rambut yang paling banyak dialami generasi muda saat ini tidak lagi sama seperti anggapan kebanyakan orang, seperti rambut rusak dan kering. Kekhawatiran utama mereka adalah rambut rontok. Banyaknya helai rambut yang berjatuhan dan patah, tentunya menganggu kita untuk melakukan aktivitas harian dengan maksimal," kata Brand General Manager Kérastase Indonesia, Reny Agustia, dalam keterangannya, Jumat, (15/7/2022).
Oleh karena itu, pihaknya membuat kampanye “Never be afraid of falling" untuk menjadi semangat yang selalu diusung. Kampanye ini juga membantu perempuan untuk melawan rambut rontok dan patah, sehingga mereka dapat menjalani kehidupan urban yang sangat dinamis, serba cepat dan pada akhirnya dapat mewujudkan impian mereka.
Masalah rambut rontok yang banyak dialami generasi muda merupakan kombinasi faktor internal (stres, perubahan hormon dan tidak tercukupinya asupan gizi sehat-seimbang) dan faktor eksternal (polusi dan penataan rambut yang berlebihan).
Hair & Scalp Expert Kérastase, Yoan Natania menjelaskan, “Sebelum memulai perawatan, kami sangat merekomendasikan setiap orang untuk terlebih dahulu menjalani diagnosa rambut dan kulit kepala yang dilakukan oleh Kérastase Ambassador yang terlatih secara profesional di salon-salon.
Hal itu untuk guna memahami kondisi, kebutuhan, serta perawatan yang paling tepat. Rambut rontok sendiri terbagi ke dalam 2 jenis, yaitu hair-fall dan hair loss.
Baca Juga: Pamer Gaya Rambut Baru, Penampilan Tyna Dwi Jayanti Disanjung Kayak ABG
"Hair-fall ditandai dengan rambut rontok saat disisir atau keramas. Sementara hair loss ditandai dengan banyaknya rambut yang rontok per hari tanpa ada aktivitas pada rambut, misalnya rontok di bantal saat bangun tidur.”
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
5 Parfum yang Cocok Dipakai Malam Hari, Wangi Elegan untuk Kencan dan Acara Spesial
-
5 Shio Paling Beruntung 9 April 2026, Siap-siap Diguyur Rezeki Nomplok
-
Bye-Bye Skincare Berlapis! Ini Rahasia Teknologi Sylfirm X untuk Kulit Glass Skin ala Korea
-
Urutan Skincare Pagi dan Malam yang Benar Menurut Dokter
-
Intip Pesona 5 Pantai Eksotis di Australia Barat, Ada Spa Alami di Tengah Karang
-
Sempat Rusak Diterjang Banjir, Wisata di Lombok Timur Dibuka dengan Wajah Baru!
-
IIGCE 2026: Saat Panas Bumi Diproyeksikan Jadi Tulang Punggung Energi Indonesia
-
9 Promo Skincare dan Makeup Viva April 2026: Beli Banyak Makin Hemat
-
Gimana Cara Mengatasi Jerawat ketika Haid? 5 Skincare Salicylic Acid Ini Patut Dicoba
-
5 Bedak Tabur Lokal yang Bikin Wajah Tampak Lebih Muda dan Segar di Usia Matang