Suara.com - Stevia adalah tanaman herbal berupa daun hijau yang dapat digunakan sebagai pengganti gula dalam memberikan rasa manis. Uniknya, meski diklaim memiliki rasa manis 40 kali lipat daripada gula, stevia tidak akan mempengaruhi kadar gula dalam darah.
Tentu saja, ini merupakan hal yang baik karena tingginya kadar gula darah dapat memicu berbagai kondisi kesehatan. Inilah mengapa stevia banyak digunakan sebagai pengganti gula untuk mereka yang sedang diet atau ingin menurunkan kadar gula darah.
Dilansir dari laman organic facts, berikut 5 manfaat stevia untuk kesehatan tubuh.
Membantu Mengontrol Diabetes
Manfaat stevia yang paling banyak diketahui adalah kemampuannya dalam mengatur kadar gula darah dalam tubuh. Stevia merupakan pengganti gula ideal karena rasanya yang sama-sama manis, namun ketika dicerna, kandungan glukosanya akan diserap oleh bakteri di usus besar alih-alih aliran darah. Ini semua berkat kandungan stevioside atau senyawa glikosida non-karbohidrat.
Stevioside merupakan jenis glikosida tetapi dapat mengendurkan pembuluh darah, meningkatkan buang air kecil, dan membantu penguraian natrium dalam tubuh. Dengan begitu, tekanan kardiovaskular dapat terjaga dan menurunkan tekanan darah sehingga kesehatan jantung terlindungi dan mencegah kondisi tertentu seperti stroke, dan serangan jantung.
Menurunkan Tingkat Kolesterol
Manfaat stevia selanjutnya adalah menurunkan kadar kolesterol LDL dan trigliserida yang buruk bagi tubuh. Bahan ini juga meningkatkan kadar kolesterol HDL yang merupakan kolesterol baik, dan sangat penting untuk lipid yang dibutuhkan tubuh.
Baca Juga: 4 Obat Herbal Berikut Dipercaya Bisa Redakan Penyakit Diabetes
Menjaga Kesehatan Mulut
Stevia telah terbukti dapat mengurangi pembentukan bakteri di mulut. Oleh karena itu, stevia banyak digunakan untuk bahan aditif pada merek pasta gigi dan obat kumur. Stevia juga dapat mencegah gigi berlubang, dan radang gigi yang tidak bisa dilakukan oleh sukrosa.
Mencegah Osteoporosis
Lain halnya dengan gula, stevia dapat membantu meningkatkan kepadatan mineral tulang dan mengobati osteoporosis. Hal ini telah terbukti pada penelitian terhadap hewan yang menunjukkan meningkatkan metabolisme kalsium. Para peneliti juga masih melakukan penelitian lebih lanjut untuk penerapan manfaat stevia satu ini pada manusia.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar
-
Transisi Energi Berwajah Hijau Jadi Modus Baru Perampasan Ruang Hidup
-
Korupsi Tak Cukup Dibalas Tangkap: Kejar Uang, Jaringan, dan Penikmatnya
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik