Suara.com - Ketika membaca buku atau menonton film, tak sedikit orang mengharapkan akhir yang bahagia atau happy ending bagi tokoh utamanya. Akhir cerita yang dibuat open ending atau sad ending, sering kali membuat kita kecewa, karena tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.
Contohnya saja pada drama Korea 'Twenty Five, Twenty One' yang tayang perdana pada bulan Februari lalu, Drama yang berhasil menarik perhatian penikmat drakor ini memiliki ending yang membuat banyak orang kecewa, karena Na Hee Do yang diperankan oleh Kim Tae Ri dan Baek Yi Jin yang diperankan oleh Nam Joo Hyuk tidak berakhir bersama.
Tidak hanya itu saja, penonton juga menilai bahwa akhir dari dramanya masih meninggalkan beberapa pertanyaan dan penjelasan yang belum tuntas, sehingga sebagian besar merasa kecewa.
Memang, bukan tugas yang mudah bagi penulis, baik penulis skenario film maupun penulis novel, untuk membuat cerita dengan ending yang dapat dinikmati dan memuaskan para penonton maupun pembacanya.
Dalam rangkaian event Kontes Menulis Novel “Looking for Happy Ending” yang diadakan oleh Cabaca dan berkolaborasi dengan Amanasa Indonesia dan Canva, Cabaca mengadakan webinar bertajuk Looking for Happy Ending, Menyederhanakan Bahagia, Membingkainya dalam Cerita yang diadakan pada hari Minggu, 24 Juli 2022.
Webinar ini dihadiri oleh salah satu Psikolog Klinis dari Amanasa Indonesia, yaitu Anna Deasyana M.Psi., Psikolog sebagai narasumber pertama, dan juga penulis Arumi E. sebagai narasumber kedua yang sudah menulis kurang lebih 35 novel dan dua di antaranya sudah diadaptasi menjadi sebuah film.
Pada kesempatan itu Anna Deasyana M.Psi., Psikolog menuturkan jika Indonesia berada di peringkat 87 dari 146 negara sebagai negara paling bahagia menurut the global happiness index. Sedangkan negara Firlandia menempati peringkat pertama selama lima tahun berturut-turut sebagai negara paling bahagia. Anna menjelaskan jika hal yang sederhana dapat membuat kita bahagia, ini dapat disadari melalui kita yang membantu orang menemukan makna hidupnya ataupun sebaliknya.
“Kebahagiaan bukan hasil akhir, tapi proses jangka panjang. Dan penting untuk menemukan cara mengelola ketidakbahagiaan. Sifat kebahagiaan itu subjektif dan naik turun, jadi level kebahagiaan itu kita yang buat sendiri.” Jelas Anna saat menjawab pertanyaan dari salah satu peserta yang hadir.
Pemahaman mengenai happiness tidak hanya dari sisi psikolog, namun pemaparan berlanjut dari sisi penulis yang disampaikan oleh Arumi E. yang menjelaskan sebagian besar pembaca pasti mengharapkan happy ending dari cerita yang ia baca. Bahkan tidak sedikit pembaca yang menanyakan akhir dari ceritanya lebih dulu untuk memutuskan akan membaca atau tidak.
Baca Juga: SCENE 2022 Jadi Momentum Industri Televisi Temukan Ide Cerita Inovatif Baru
Arumi E. memaparkan juga bentuk-bentuk dari ending sebuah cerita hingga tips bagaimana membuat ending cerita yang menarik.
“Ending cerita yang bagus adalah ending yang masuk akal dan berkesan bagi para pembacanya.” Jelas Arumi E.
Webinar yang diadakan secara gratis untuk umum ini diharapkan dapat memberikan insight lebih jauh mengenai topik kebahagiaan, khususnya menjadi sebuat referensi bagi para penulis yang akan mengikutsertakan naskahnya dalam Kontes Menulis Novel “Looking for Happy Ending”.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
5 Shio yang Dipercaya Terlahir Kaya dan Sukses Menarik Cuan
-
Film Pesta Babi Tayang di Mana? Begini Cara Nonton Resminya
-
5 Pria yang Taklukkan Hati Ayu Ting Ting, Terbaru Dekat Kevin Gusnadi
-
5 Krim Viva untuk Mengurangi Tanda Penuaan Dini, Harga Murah Mulai Rp14 Ribuan
-
Bawa Energi Positif, Ini 7 Warna Cat Tembok yang Mendatangkan Hoki Menurut Feng Shui
-
Terpopuler: Prosedur Nonton Film Pesta Babi, 11 Cara Beli Tiket Konser The Weeknd via MyBCA
-
Puasa Dzulhijjah Apakah Harus 9 Hari Berurutan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
Siapa Owner Pagi Sore? Miskomunikasi Berujung Ramai Seruan Diboikot Turis Malaysia
-
Ramalan 6 Shio Paling Hoki pada 19 Mei 2026, Siapa yang Beruntung Hari Ini?
-
6 Shio yang Bernasib Mujur 19 Mei 2026, Siapa Paling Beruntung?