Suara.com - Penggunaan teknologi kini tak hanya digunakan oleh orang dewasa, bahkan juga digunakan anak. Terlebih selama dua tahun pandemi belakangan.
Teknologi membantu para anak selama proses belajar jarak jauh. Oleh sebab itu penting untuk memastikan keamanan anak saat di ranah digital.
Dalam Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi, di Provinsi Lampung, Kepala Cabang Dinas Wilayah V Disdikbud Provinsi Lampung memaparkan cara menggunakan media digital dengan aman.
Beberapa di antaranya yakni jangan memberikan informasi pribadi, jangan masuk melalui tautan yang tidak resmi, serta ganti kata sandi dengan berkala, dan miliki backup. Selain itu ia meminta agar para siswa bijak dalam menggunakan kuota internet.
“Anak- anak harus bijak menggunakan kuota dan harus mengatur diri, kita harus membatasi diri kita dalam menggunakan handphone, kita harus mampu mengkombinasikan banyak hal. Tiktok boleh tapi batasi penggunaan tiktok dan game lain, kejar mimpi kalian dengan baik,” nasehat Roslan kepada peserta webinar.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tanggamus, Roslan mengatakan, bahwa untuk menghadapi digitalisasi maka juga akan berbicara tentang norma-norma dalam berdigital, di mana harus memiliki norma dan akhlak dalam mengarungi dunia digital.
Diakuinya jika etika digital merupakan prosedur agar tidak melakukan kerugian dan menjadikan cakap dalam dunia digital.
“Etika digital adalah suatu konsep, adalah norma perilaku, yang pasti saat berhubungan dengan orang lain maka etika digital harus dimiliki,” ujarnya.
Baca Juga: Benarkah Kemajuan Dunia Digital Selamatkan Usaha Kecil Selama Pandemi?
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung