Suara.com - Bukan rahasia lagi bahwa para tahanan yang hidup di penjara sulit untuk makan makanan yang mereka inginkan. Para tahanan ini biasanya akan menyantap hidangan yang telah disediakan di penjara.
Seorang polisi pun memutuskan untuk berbagi kebahagiaan kepada para tahanan. Hal ini tampak dalam video yang ia unggah melalui akun TikTok pakpol39.
Pada video berdurasi 50 detik itu, polisi ini bercerita ia pernah berjanji kepada para tahanan untuk membawakan bakso tiap blok. Janji itu ia lontarkan di hari Jumat dan ia tepati saat mendapat jadwal piket saat Senin.
Bakso itu ia tempatkan di sebuah kotak bekal lengkap dengan bihun, saus dan kecap. Ia kemudian membawakan bakso tersebut untuk blok pertama.
Pada blok pertama itu berisi 5 tahanan sehingga bakso yang ia bawa cukup untuk disantap bersama. Bakso itu kemudian dipindahkan ke wadah yang lebih besar.
Terlihat para tahanan itu menikmati bakso yang diberikan dengan saling berbagi. "Setidaknya sarapan pagi mereka, berbeda dengan hari-hari lain," ujar polisi tersebut dalam unggahannya.
Para tahanan juga menyebutkan bahwa bakso yang ia bawakan terasa nikmat. Polisi ini pun akan kembali berbagi bakso kepada tahanan lain.
Video ini kemudian menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Terenyuh sekali aku melihatnya karena dul lain almarhum ayahku pernah berada di dalam sel. Tiap jenguk almarhum selalu bawa nasi padang kesukaan ayah," komentar seorang warganet.
Warganet lain ikut berkomentar. "Nggak semua tahanan itu jahat. Ingat mereka itu manusia. Big respect buatmu, Pak," ujar warganet ini.
"Biarkan saja orang berfikir negatif tentangmu, Pak. Teruskan kebaikan itu semoga selalu sehat. Salam santun," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Selasa (2/8/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 800 ribu kali di TikTok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan