Suara.com - Pemahaman tentang literasi digital penting bagi seluruh kelompok masyarakat, tak terkecuali pekerja dan aparatur sipil negara (ASN).
Survei Indeks Literasi Digital Nasional yang dilakukan oleh Kemenkominfo dan Katadata Insight Center pada tahun 2021 menyebut kapasitas masyarakat Indonesia perihal literasi digital memiliki skor 3.49 dari 5.00, yang berada
dalam kategori sedang.
Diungkapkan oleh Sukma Wahyu Wardono, Andalan Daerah urusan Komunikasi Strategis Jawa Tengah, yang memaparkan materi keamanan dan kecakapan
digital, segala bentuk pekerjaan saat ini memerlukan keterampilan digital dalam penyelesaian tugasnya, tak terkecuali ASN.
Seperti menggunakan email resmi, meneliti informasi melalui internet, alat kolaborasi berbasis cloud dengan aman seperti Google Drive, DropBox, dan Microsoft Teams, rapat menggunakan video call, hingga kelola jadwal secara efisien melalui kalender online. Ada sembilan skill yang dibutuhkan ASN pada
saat ini yaitu, coding, web development, UI/UX design, project management, app development, SEO, Excel, copywriting, dan social media.
“Kita harus menanamkan mindset digital. Mau nggak mau, suka nggak suka digital menjadi satu-satunya jalan supaya bisa sukses atau berhasil,” ujar
Sukma, dalam acara webinar literasi digital di Semarang baru-baru ini.
Gatot Sandy, Praktisi di bidang konten digital memaparkan pekerja juga perlu paham soal etika dan budaya literasi digital. Gatot mengajak pekerja termasuk ASN untuk saring sebelum sharing informasi di media sosial.
“Kalau kita bukan menjadi solusi, siapa tahu kita adalah sumber masalahnya, maka pastikan kita bukan sumber dari masalah dan jadilah bagian dari solusi, setidaknya kita menahan terlebih dahulu informasi yang belum kita ketahui betul sumber nya dari mana dan kredibilitasnya seperti apa,” tambahnya.
Di kesempatan yang sama, Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo, Bonifasius Wahyu Pudjianto menyebut ada 4 pilar aspek teknis ada kecakapan digital dan keamanan digital, dan 2 non teknis.
"Etika berdigital dan budaya berdigital, karena masyarakat masih suka lupa bahwa dunia digital itu sama saja dengan dunia nyata. Ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang kuat bahwa teknologi digital tidak bisa lepas dari kita sebagai ASN,” tambahnya.
Baca Juga: Pentingnya Pemahaman Literasi Digital yang Aman bagi Generasi Muda
Berita Terkait
-
Darurat Judi Online pada Anak: Saat Gawai Berubah Menjadi Mesin Slot Berjalan
-
BRI Taipei Perkuat Komitmen Inklusi Keuangan Bagi WNI di Taiwan
-
TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal
-
Dilema Pekerja Digital Masa Kini: Saat Jam Kerja Tak Lagi Punya Batas
-
DPR Soroti Jalur Ilegal PMI: Berangkat Tanpa Prosedur, Pulang Membawa Risiko TPPO
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Kejati Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Bawa Tiga Boks Dokumen
-
Krisis Air dan Perubahan Iklim Mengintai, Amdatara Desak Pabrik AMDK Segera Jadi Industri Hijau
-
Jakarta Mau Pungut Pajak Mobil Listrik, Penjualan Mobil Nasional Tetap Aman
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Tanamkan Karakter dan Wawasan Anak
-
Gen Z dan Sertifikat Online: Investasi Skill atau Sekadar Koleksi?
-
BRI Gelontorkan Rp70 Juta untuk Korban Kebakaran Pasar Parluasan
-
PKB Soroti Penurunan Jumlah Santri, Ijtima Ulama Bahas Masa Depan Pesantren
-
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Lewat Edukasi untuk Siswa SD
-
Hari Anak Nasional 2026, BRI Peduli Bekali Siswa SD dengan Edukasi Karakter
-
Seoul Busters: Komedi tentang Polisi Gagal dan Kekacauan Unit Kriminal