Suara.com - Bisa menempuh pendidikan di universitas terbaik dunia yang ada di luar negeri mungkin menjadi impian banyak orang. Sayangnya, perjuangan ini tidaklah mudah. Selain nilai yang tinggi, dibutuhkan strategi khusus untuk bisa diterima di universitas yang diinginkan.
Former Associate Director of Admissions di Stanford University, Daniel Chung, yang hadir secara virtual dalam Press Conference Crimson Education pada Rabu (10/8/2022) mengatakan, prestasi akademis tidak selalu cukup untuk membuat siswa diterima di universitas Ivy League di Amerika Serikat (AS).
"Setiap tahunnya, universitas-universitas unggulan di AS menerima puluhan ribu aplikasi, tetapi hanya sebagian kecil mahasiswa yang diterima. Saat menyeleksi, pihak universitas akan menilai calon mahasiswa secara holistik, sehingga kegiatannya di luar ruang kelas turut memberikan bobot yang besar," pungkas dia.
Sebagai contoh, lanjut dia, Stanford University menolak 69 persen calon mahasiswa dengan skor SAT sempurna dalam lima tahun terakhir.
Universitas-universitas unggulan di AS seperti Stanford ingin melihat mahasiswa yang dapat membawa pengaruh positif bagi budaya kampus dan menambah kekayaan sejarah alumninya.
Untuk menjadi mahasiswa di AS, seorang siswa setidaknya perlu memiliki tiga modal utama. Lantas apa saja tiga modal utama tersebut? Berikut daftarnya.
1. Hasil Akademik
Penilaian hasil akademik memiliki bobot sekitar 40 persen, yang terdiri dari nilai transkrip akademik, SAT/ACT, dan AP/IB/A-Levels/GPA.
Sayangnya, jika hanya memiliki nilai yang tinggi, peluang untuk diterima di universitas unggulan di AS, Stanford University, Harvard University, Massachusetts Institute of Technology (MIT) hingga University of California, Berkeley sangatlah kecil.
2. Kegiatan Ekstrakurikuler dan Kepemimpinan
Poin selanjutnya yang harus dimiliki calon mahasiswa adalah kegiatan ekstrakulikuler dan kepemimpinan denga bobot nilai 30 persen.
Baca Juga: Viral Bayi 5 Bulan Gantikan Ibu Wisuda di Kampus, Suasana Gedung Langsung Penuh Tangisan
Ini dikarenakan universitas-universitas unggulan di AS menginginkan calon mahasiswa yang memiliki minat, bakat, dan kemampuan yang berbeda-beda.
Dengan menjadi kuat dalam satu bidang dan menjadi salah satu yang terbaik dalam bidang tersebut, profil siswa akan terlihat menonjol di mata pihak universitas.
Sehingga, kata Vanya Sunanto, Country Manager Indonesia at Crimson Education, calon mahasiswa dari Indonesia mulai kini perlu memiliki setidaknya satu kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan minat dan bakatnya.
"Pilihlah yang tidak hanya skala sekolah saja, tapi juga luas. Misalnya, membuat activity atau event sendiri. Sehingga memiliki impact yang bagus untuk komunitasnya. Misalnya buat acara charity, suka matematika, mengajar pada anak-anak sekitar gratis," pungkasnya.
Ada banyak cara bagi siswa untuk berkontribusi dan membuat perbedaan di luar ranah akademis, misalnya melalui kegiatan olahraga, filantropi, kewirausahaan, kegiatan kreatif, atau kompetisi teknologi.
Idealnya, kegiatan yang siswa jalankan menunjukkan komitmennya pada bidang studi yang diminati dan mampu membawa manfaat/kontribusi bagi lingkungan sekitarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
5 Rekomendasi Minyak Zaitun untuk Anti Aging Wajah, Bikin Kencang dan Hilangkan Kerutan
-
5 Rekomendasi Rosemary Oil untuk Atasi Kebotakan Dini, Cegah Rontok dan Lebatkan Rambut
-
5 Rekomendasi Sepatu untuk Orang Tua Penderita Plantar Fasciitis, Aman dari Nyeri Tumit
-
Baju Teal Blue Cocoknya Pakai Kerudung Warna Apa Saja? Ini 5 Rekomendasinya
-
Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Teal Blue dan Ash Blue Cocok untuk Warna Kulit Apa?
-
7 Sabun Cuci Muka untuk Bantu Atasi Flek Hitam di Usia 40-an, Mulai Rp27 Ribuan
-
10 Pilihan Moisturizer Cream yang Efektif Memperkuat Skin Barrier
-
5 Hair Tonic Pria Terbaik untuk Atasi Garis Rambut Mundur, Ampuh Kembalikan Kepercayaan Diri
-
7 Resep Kue Kering Khas Lebaran yang Mudah dan Anti Gagal untuk Pemula
-
Cara Memilih Bedak untuk Usia 50-an, Ini 5 Produk Aman yang Layak Dicoba