Suara.com - Tidak semua orang bisa memberikan senyuman seperti yang diminta. Terkadang seseorang tidak bisa melakukannya bukan karena tidak mau, melainkan dikarenakan masalah kesehatan yang jarang dikenali.
Seperti kisah viral yang dialami oleh seorang wanita asal Selandia Baru ini. Melansir dari laman Mirror, wanita ini bernama Tayla Clement dan tidak bisa tersenyum karena mengidap sindrom berkaitan dengan sistem sarafnya.
Ia menceritakan mengenai perjuangannya untuk menerima diri sendiri ditambah pembuktian bahwa dirinya adalah orang bertalenta. Walaupun tidak memiliki kemampuan tersenyum seperti yang lain, ia tetap menjadi orang sukses.
Tayla didiagnosis dengan sebuah sindrom bernama Sindrom Moebius ketika masih bayi, tepatnya masih berusia 8 bulan. Saat itu, dokter menjelaskan bahwa ada bagian sistem sarafnya yang tidak berkembang dengan baik.
Alhasil, ia tidak bisa melakukan banyak hal seperti bayi pada umumnya. Seiring berjalannya waktu, ia kesulitan untuk menggerakkan alis, wajah, sampai hanya tersenyum sembari menggerakkan bibirnya.
Memililiki sindrom yang tak banyak dikenali tersebut membuat masa kecilnya menjadi tidak membahagiaka. Tidak sedikit orang yang menggunakan kondisinya sebagai bentuk initimidasi kepada dirinya.
"Saya jelas tidak selalu percaya diri. Saya diintimidasi sepanjang masa kanak-kanak dan sekolah karena sindrom saya," ungkap Tayla Clement.
Walaupun begitu, ia menumbuhkan rasa percaya diri secara perlahan dan membagikan cerita hidupnya di media sosial. Ia juga beberapa kali meraih kesuksesan di ajang paralimpiade.
Selain itu, kini ia meraih kesuksesan yang tidak terduga dan berhasil menjadi seorang model. Masih ada beberapa orang yang tidak suka dan mengkritik, namun Tayla menjawabnya dengan elegan di TikTok.
Baca Juga: Mayat Wanita dalam Kardus Bikin Geger, Awalnya Pencari Rumput Lihat Kerangka Diduga Tangan Manusia
Sementara itu, karir modelnya semakin meningkat setelah dirinya resmi bergabung dengan agen Zebeedee Talent. Pada akun Instagram miliknya, terlihat dia yang berpose untuk banyak produk komersial.
"Sejujurnya, ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan ketika bekerja sama dengan agensi luar biasa seperti Zebedee," tambah Tayla.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
Terkini
-
Kinerja Makin Solid, Dirut BRI: Laba Semester I 2026 Naik 17,5 Persen
-
Perbedaan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Beserta Gambarnya
-
GRIB Jaya Ungkap Dugaan Penyebab Posko Terbakar: Charger HP di Atas Kulkas
-
Tak Langsung Rehabilitasi, Revaldo Fifaldi Resmi Ditahan di Sel Mapolres Jakbar
-
Investor Asing Guyur Pasar Saham RI Lagi, BBRI Paling Banyak Dibeli
-
Janda Korban Turbulensi Singapore Airlines SQ321 Gugat Maskapai ke Pengadilan Inggris
-
Review Film Wings of Dread: Aksi Brutal Polisi Melindungi Penumpang
-
Janda Korban Turbulensi Singapore Airlines SQ321 Gugat Maskapai ke Pengadilan Inggris
-
8 Cara Mencuci Sepeda Gunung yang Benar agar Komponen Awet dan Performa Maksimal
-
IPB University Ajak Mahasiswa Baru Sekolah Vokasi Siapkan Kompetensi hingga Adaptasi terhadap AI