Suara.com - Akhir-akhir ini banyak sekali video di media sosial yang membahas mengenai penggunaan sampo kering (dry shampoo). Berbeda dengan sampo biasa yang harus membasahi dan membilas rambut saat digunakan, sampo kering ini praktis karena berbentuk gas tanpa air yang dapat membantu mengatasi rambut lepek seketika.
Melansir laman Healthline, sampo kering sendiri juga berguna saat orang sedang terburu-buru. Orang tersebut tidak perlu untuk mencuci rambutnya, namun tetap bisa mendapatkan rambut yang halus dan mudah untuk ditata.
Meskipun demikian, penggunaan sampo kering ini memiliki efek samping, lho. Apalagi jika penggunaannya berlebihan. Berikut terdapat beberapa efek samping yang diberikan dari penggunaan sampo kering.
1. Tidak bisa membersihkan rambut
Penggunaan sampo sejatinya dimaksudkan membersihkan rambut dari berbagai kotoran yang menempel di rambut. Namun, rupanya sampo kering tidak berguna untuk membersihkan rambut. Kandungan yang disemprotkan hanya akan menempel pada rambut, tetapi tidak membersihkannya seperti penggunaan sampo biasa.
2. Membuat rambut rusak
Kandungan alkohol pada sampo kering akan membuat rambut menjadi kering. Hal tersebut akan membuat serat rambut jadi rusak, dan membuat batang rambut menjadi tidak sehat.
3. Menyumbat folikel rambut
Penggunaan sampo kering yang berlebihan juga dapat berisiko menyumbat folikel pada rambut. Hal in karena rambut jarang dicucui sehingga berbagai kotoran dan minyak, bahkan bakteri, membuat folikel tersumbat.
4. Menyebabkan kulit berketombe dan bersisik
Penggunaan sampo kering akan membuat seseorang jarang keramas dan membilas rambutnya. Hal tersebut dapat berisiko menyebabkan kulit kepala berketombe dan bersisik. Selain itu, kepala yang berminyak akibat jarang dibilas juga menyebabkan ketombe muncul. Penggunaan sampo kering sendiri akan menyerap minyak, namun hal tersebut malah akan mendorong kondisi kepala menjadi merah dan bersisik.
5. Meningkatkan potensi kanker
Penggunaan sampo kering yang berlebihan juga meningkatkan risiko seseorang terkena kanker. Sampo kering sendiri biasanya mengandung bedak talek, yaitu mineral dengan kandungan asbes di dalamnya. Sementara itu, dikatakan kandungan bedak talek itu berkaitan dengan risiko kanker ovarium. Oleh karena itu, penggunaan yang berlebihan pada sampo kering dikhawatirkan meningkatkan risiko kanker pada seseorang.
Meskipun demikian, bukan berarti penggunaan sampo kering tidak diizinkan. Hanya saja, penggunaan yang satu ini harus dibatasi. Usahakan untuk tidak memakainya selama dua hari berturut-turut. Selain itu, penggunaannya jangan terlalu dekat dengan kepala.
Baca Juga: Kecewa Temukan Rambut Perempuan di Toilet Hotel Tempat Suami Menginap, Warganet Minta Cek CCTV
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan