Suara.com - Mencari dan menemukan seorang pria untuk dijadikan pengantin dan suami bisa memerlukan waktu yang lama. Namun bagaimana jika ada sebuah pasar yang menyediakan banyak pilihan pria untuk dijadikan sebagai mempelai?
Melansir dari laman Oddity Central, viral sebuah pasar di India yang tidak menjual barang atau makanan seperti umumnya. Pasar ini justru menjadikan para pria sebagai produk untuk dijual dan ditawarkan ke banyak orang.
Pasar ini sebenarnya sudah ada sejak lama, bahkan diklaim sejak 700 tahun lalu dan cukup populer dalam masyarakat. Diceritakan bahwa semuanya dimulai pada masa pemerintahan Raja Hari Singh dari dinasti Karnat.
Sejak saat itu, pasar ini terus ada dan setiap tahun menyiapkan beberapa pria untuk dijual dan ditawarkan sebagai calon suami. Nantinya ribuan pria berkumpul di bawah pohon Pipa dan menunggu untuk dipilih oleh wanita.
Nantinya, tidak sembarang pria bisa dipamerkan melalui pasar ini, namun jelas dengan syarat-syarat yang sudah dipenuhi. Selain itu, ada beberapa kategori yang berdasarkan pada latar belakang serta pendidikan dari para pria.
Seiring berjalannya waktu, ada beberapa pria dengan pekerjaan tertentu yang menjadi favorit untuk dipilih. Semuanya dimulai dari pria yang berprofesi sebagai dokter sampai yang bekerja secara resmi untuk pemerintah.
Pasar yang diadakan di daerah Bihar ini nantinya dilengkapi dengan permintaan mahar sesuai dengan harga masing-masing. Walaupun begitu, sebenarnya permintaan mahar ini dianggap olegal di India.
Sementara itu, sesuai dengan kasus yang terjadi, hanya sedikit wanita yang benar-benar bisa menentukan pilihannya. Sebagian besar wanita yang datang akan mendapatkan calon suami sesuai dengan pilihan keluarga.
Saat ini, pasar ini memang masih diadakan walaupun terkadang kalah dengan aplikasi pencarian jodoh di internet. Namun ada pula yang bersedia melakukan perjalanan ke negara bagian ini demi menemukan pasangan.
Baca Juga: Istri Bercinta Bareng Driver Ojol dan Bule, Suami Merekam Pakai HP
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Ekshumasi Sutrimo Dipimpin dr Hastry dan dr Yudianto, Jasad Diperiksa hingga Bagian Dalam
-
Eks Kaesang Felicia Tissue Buktikan Move On Total, Ini Kabar Terbarunya dengan Calon Suami
-
Cara Download Logo Hari Pramuka 2026, Lengkap dengan Link Resminya
-
Bybit Resmi Ekspansi ke Indonesia usai Akuisisi Nobi, Incar 20% Pangsa Pasar Transaksi Kripto
-
Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan 2026 Jam Berapa? Simak Waktu Pelaksanaannya di Sini!
-
Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Direncanakan Mulai Pekan Depan
-
Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi
-
Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026
-
Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak
-
Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus