Suara.com - Berbagi ke sesama merupakan salah satu cara untuk membuat orang lain bahagia. Tak perlu berbagi hal mewah atau dalam jumlah besar, pemberian sederhana juga bisa jadi sangat berharga.
Salah satu contohnya seperti yang tampak dalam unggahan akun TikTok @/why_deviii. Dalam unggahan itu, seorang wanita berniat berbagi ke orang-orang yang ia temui di jalan.
Pemberiannya pun cukup sederhana, yakni wafer dan air mineral. Awalnya, ia datang ke sebuah toserba dan mulai berbelanja.
Wafer dan air mineral yang dibeli pun cukup banyak hingga memenuhi keranjang. Hal ini ia lakukan karena ingin berbagi ke banyak orang.
Setelah selesai berbelanja, wanita ini langsung bergegas dengan sepeda motor untuk mulai aksi berbaginya. Mulai dari tukang parkir, pedagang kaki lima, tukang becak, dan lainnya, ia berikan masing-masing 1 wafer dan air mineral.
"Tren yang mudah untuk diikuti," tulis wanita ini pada keterangan video berdurasi 20 detik tersebut. Menurutnya, cara berbagi seperti ini cukup praktis.
Dengan cara ini, seseorang hanya perlu belanja dan memberikannya ke orang yang sekiranya membutuhkan. Pengemasan tak perlu dilakukan karena cukup mudah. Selain itu, ia juga bisa berbagi ke banyak orang sekaligus.
Video ini lantas menarik banyak perhatian warganet. Beragam komentar memenuhi unggahan ini.
"Coba belanjanya di warung rumahan, pasti senang banget diborong," komentar seorang warganet.
Baca Juga: Viral Pemulung Diberi Kejutan Kotak Donat Isi Uang, Reaksinya di Luar Dugaan
Warganet lain ikut berkomentar. "Apa pun tujuannya, mau beramal atau ria, setidaknya tren ini bisa bermanfaat untuk orang lain. Alangkah bijaknya juga bila merahasiakan identitas penerima," ujar warganet ini.
"Aku malu ngasihinnya. Aku gampang nangis juga orangnya. Aku milih nitipin ke teman yang suka kumpulin donasi kayak Jumat berkah gitu," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Sementara itu, hingga Kamis (1/9/2022), video ini sudah ditonton sebanyak lebih dari 700 ribu kali di TikTok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik