Ramai menjadi perbincangan, Ratu Kerajaan Inggris, Elizabeth II, meninggal dunia di usianya yang ke 96 tahun. Ratu Elizabeth II meninggal pada hari Kamis, (8/9/2022).
Diketahui, Ratu Elizabeth II merupakan pemimpin yang paling lama menduduki singgasana kekuasaan. Ratu Elizabeth II memegang tahta Kerajaan Inggris selama 70 tahun lamanya.
Ketangguhan dan ketekunannya selama memimpin Kerajaan Inggris berpuluh-puluh tahun lamanya banyak mendapatkan pujian dari masyarakat Inggris, bahkan dunia.
Tidak sedikit juga publik penasaran, rahasia dibalik umur yang panjang dari Ratu Elizabeth II.
Lantas, apa sebenarnya rahasia umur panjang Ratu Elizabeth II tersebut? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
1. Gemar dan Rutin Konsumsi Buah-buahan
Berdasarkan informasi yang beredar, mantan koki Istana Inggris sempat mengungkapkan kegemaran Ratu Elizabeth II. Ia mengungkap bahwa ratu adalah penggemar berat buah stroberi.
Selama hidupnya, Ratu Elizabeth II selalu mengkonsumsi stroberi setiap harinya.
Saking cintanya Ratu Elizabeth II dengan buah stroberi, ia sampai memiliki kebun buah berries di pekarangan rumahnya di Balmoral Castle, Skotlandia.
Baca Juga: Dapat Gelar Baru, Ini Deretan Fakta Raja Charles III dan Pangeran William
Di tempat tersebut, banyak ditanami berbagai macam buah-buahan berries seperti raspberry, strawberry, dan gooseberry.
Sebagai informasi, buah berries terkhusus buah stroberi mempunyai kandungan Vitamin C yang sangat tinggi. Tidak hanya itu, buah berries juga dikenal kaya akan kandungan antioksidan yang baik untuk menangkal radikal bebas.
2. Gemar Memakan Dark Chocolate
Ratu Elizabeth II diketahui gemar mengkonsumsi dark chocolate. Dark chocolate merupakan salah satu sumber antioksidan yang baik bagi kesehatan. Studi membuktikan bahwa coklat hitam bisa meningkatkan kesehatan tubuh, dan bahkan bisa menurunkan risiko penyakit jantung.
Tidak hanya itu, coklat hitam juga bisa memperlambat proses penuaan.
3. Rajin Berjalan Kaki
Berita Terkait
-
Dapat Gelar Baru, Ini Deretan Fakta Raja Charles III dan Pangeran William
-
5 Tips Hidup Sehat Panjang Umur Ratu Elizabeth II, Mantan Koki Bocorkan Kebiasaannya, hingga Pakai Produk Kecantikan tak Terkenal
-
Karangan Bunga untuk Ratu Elizabeth II di Kedubes Inggris
-
Ratu Elizabeth II Wafat: Rencana Persemayaman dan Prosesi Pemakaman
-
Presiden Jokowi Sampaikan Belasungkawa Kematian Ratu Elizabeth II Kepada Rakyat Inggris
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan