Suara.com - Sebagai negara yang kaya akan tempat wisata, Indonesia menyajikan beragam lokasi indah yang dapat dikunjungi. Salah satu tempat yang dijadikan rekomendasi untuk didatangi yaitu desa wisata.
Melihat potensi tersebut, Harian Kompas berkolaborasi dengan Bank Mandiri serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) membuat acara Kompas Travel Fair (KTF) 2022 Powered by Livin' by Mandiri.
Acara ini dibuat dalam upaya untuk membangkitkan kembali pariwisata pasca vakum dua tahun akibat pandemi Covid-19. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah kunjungan Wisman ke Indonesia pada Januari-Mei 2022, tercatat mencapai 397,77 ribu kunjungan.
Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Abdul Halim Iskandar menuturkan, acara ini dapat menunjukkan desa wisata yang selama ini jarang dilirik oleh para wisatawan.
Dengan adanya acara KTF 2022, juga dapat membantu masyarakat desa memperkenalkan berbagai kesenian unik dari desa serta menjalin kerja sama dengan agen perjalanan. Selain itu menurutnya, dengan adanya pengembangan dapat membantu memberikan dampak positif bagi ekologi desa.
“Desa wisata dapat menarik perhatian wisatawan kepada alam desa. Ketika dikembangkan, akan mengiringi upaya menjaga kelestarian alam serta memberi dampak positif bagi desa,” ucap Abdul Halim dalam Pembukaan Kompas Travel Fair 2022, Jumat (9/9/2022).
Abdul Halim menambahkan, selain mempromosikan desa wisata, penting juga untuk menjaga ramah tamah masyarakat desa. Dengan begitu, wisatawan dapat merasa nyaman dengan pola gaya hidup yang ada di desa tersebut.
“Untuk wisata itu memang butuh narasi dan promosi, tetapi keramahtamahan juga menjadi tugas desa wisata. Untuk itu, perlu dilatih pola gaya hidup ramah tamah di desa tersebutn sehingga wisatawan nyaman,” sambungnya.
Di kesempatan yang sama, Pemimpin Umum Harian Kompas, Budiman Tanuredjo mengatakan, alasan pihaknya mengadakan acara ini karena adanya dorongan untuk memulihkan kembali pariwisata.
Baca Juga: Desa Campaga Kabupaten Bantaeng Bikin Penasaran Sandiaga Uno, Begini Potensi Wisatanya
Budiman juga mengaku ingin menunjukkan sisi keunikan desa yang beragam di setiap lokasi. Selain itu, acara yang dibuat juga dapat membantu wisatawan menjajaki pariwisata pada era pandemi dan tetap mempertahankan protokol CHSE yang disediakan, khususnya pada desa-desa yang menjadi lokasi tujuan.
“Kami ingin menceritakan uniqueness dari desa-desa ini. Kami ingin mengajak masyarakat khususnya pelaku perjalanan kembali berwisata dengan menjalankan protokol kesehatan. Wisata juga menjadi kontribusi besar yang menopang perekonomian Indonesia,” jelas Budiman.
Dalam acara KTF 2022 ini, terdapat sebanyak 76 exhibitor di antaranya agen perjalanan, maskapai, perlengkapan perjalanan, serta agen perjalanan wisata halal. Budiman menargetkan acara ini dapat meraih transaksi sebanyak 70 miliar dalam tiga hari digelar.
Berita Terkait
-
5 Sepatu Jalan Terbaik untuk Liburan: Stylish dan Empuk untuk Eksplorasi Seharian
-
Main, Bertemu Satwa hingga Kulineran, Ini Cara Menikmati Seharian di Enchanting Valley
-
Liburan Agustus Lebih Hemat! Ada Diskon di Wisata Nako Pasir Angin Bareng BRI
-
Kang Edai dan Upaya Menjaga Budaya Osing Tetap Hidup di Kemiren
-
Resiliensi Kedaulatan Pangan Bahari & Sinergi Regenerasi Komunitas Desa Les
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Di Antara Pelarian, Prasangka, dan Cinta dalam Novel Honor Bound
-
Mas Botok Pati di DPR: Kami Tak Suka Anarkis, Datang ke Jakarta Tuntut RUU Perampasan Aset Disahkan!
-
Polisi Telusuri Aliran Dana Bisnis Benih Lobster Ilegal di Garut, 3 Orang Jadi Tersangka
-
Poin Penting Instruksi Tegas Prabowo Tangani Karhutla Kalbar, 1.500 Personel TNI Dikerahkan
-
Kaspersky Blokir 250 Ribu Serangan Ransomware di Asia Pasifik, AI Bikin Ancaman Makin Adaptif
-
Bukan Cuma Tempat Barang Kuno, Ini Wajah Baru Museum NTB yang Siap Mendunia
-
6 Cara Pakai Essence agar Menyerap Maksimal untuk Kulit Wajah, Makin Glowing dan Kenyal
-
5 Mesin Cuci 2 Tabung yang Hemat Listrik dan Murah untuk Rumah Tangga, Harga Rp1 Jutaan
-
Dadah-dadah Prabowo dengan Latar Asap Kebakaran Kalimantan, Publik: What Next Mr Presiden
-
Mauro Zijlstra Terdepak dari Skuad Persija, Arema FC Jadi Kesempatan Kedua