Suara.com - Akhir-akhir ini nama Verrell Bramasta menjadi perhatian warganet setelah diisukan sebagai pecinta sesama jenis atau gay. Isunya tersebut beredar setelah beberapa video dirinya yang dinilai warganet sangan feminin.
Sebab diisukan sebagai gay tersebut, sang adik, Athalla Naufal mengungkapkan, Verrell Bramasta hingga alami depresi karena sering dapat hujatan dari warganet.
"Dia (Verrell Bramasta) sempet kesel aja, kenapa sih orang hujatnya kayak gini," kata Athalla Naufal dikutip dari Youtube KH Infotainment, Senin (12/9/2022).
Athalla Naufal juga mengaku sering menasihati abangnya itu. Menurutnya, itu hanyalah pandangan orang lain. Meski demikian, Athalla melihat kondisi Verrell Bramasta yang tetap terlihat sedih dari isu yang beredar tersebut.
Dari kasus Verrell Bramasta sendiri, Athalla berharap, agar warganet lebih bisa untuk menjaga ucapan dan ketikan. Apalagi apa yang diucapkan tersebut belum pasti kebenarannya.
Terlepas dari orientasi seksual Verrel Bramasta, situasi yang ia hadapi dikenal dengan sebutan outing.
Dikutip dari LGBTQ and All, “Outing” adalah istilah ketika seseorang mengungkapkan orientasi seksual atau identitas gender dari orang LGBTQ+ tanpa persetujuannya.
Outing menciptakan masalah privasi, pilihan, dan bahaya. Mereka yang menentang hak-hak LGBTQ+ telah menggunakan outing dengan cara ini sebagai taktik politik yang kontroversial. Untuk menghindari tersingkir, seorang tokoh masyarakat LGBTQ+ mungkin merasa terpaksa untuk tampil di depan umum terlebih dahulu.
Outing adalah tindakan berbahaya yang dapat membuat trauma orang yang diajak outing. Itu juga dapat menyebabkan seseorang mengalami kekerasan atau menempatkan mereka dalam situasi berbahaya.
Baca Juga: Disebut Pansos di Kasus Ferdy Sambo, Kak Seto Pernah Terindikasi LGBT?
Sekalipun risikonya tidak terlalu parah, membagikan identitas seseorang tanpa persetujuan mereka tetap tidak dapat diterima. Tamasya bahkan bisa ilegal dalam beberapa kasus. Seperti, jika sekolah mengeluarkan siswa kepada orang tua, pengasuh, atau keluarga mereka.
Akan lebih bak untuk hati-hati ketika berbicara tentang identitas LGBTQ+ seseorang, terutama karena orang ini mungkin tidak nyaman mengungkapkan identitasnya dalam situasi tertentu, seperti sekolah, pekerjaan, atau di rumah.
Menurut Statistik dari Stonewall, 1 dari 7 orang transgender tidak terbuka tentang identitas gender mereka kepada orang-orang di keluarga mereka. Selain itu, 51 persen melaporkan menyembunyikan atau menyamarkan status LGBTQ+ mereka di tempat kerja karena takut akan diskriminasi.
Selain itu, 2 dari 5 transgender pernah mengalami kejahatan atau insiden kebencian karena identitas gender mereka dalam setahun terakhir. Sekitar 4 dari 5 tidak akan melaporkan kejahatan ini ke polisi. Pada dasarnya, tamasya dapat memiliki konsekuensi yang berbahaya dan bahkan mematikan.
Selain gay, orientasi seksual sendiri juga beragam jenisnya. Melansir laman Clevelandclinic, berikut beberapa orientasi seksual yang sering ditemukan di masyarakat.
Aseksual
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Aksi Penembakan Pecah di Festival Budaya Lembah Baliem Papua, 2 Orang Jadi Korban
-
Amran Sulaiman Semprot Pengamat Pangan: Saat Impor Diam, Swasembada Malah Teriak!
-
Bukan Cuma Enak, Ini Alasan Udang Sulsel Jadi Favorit Orang Jepang
-
7 Cara Pakai Concealer Bawah Mata Agar Tidak Crack dan Halus Seharian
-
Flawless Tanpa Dempul! 3 Foundation Full Coverage Buat Tutupi Bekas Jerawat
-
Kang Edai dan Kemiren: Ketika Budaya Osing Menjadi Jalan Menuju Kesejahteraan Desa
-
Pembunuhan Bos Konter HP Ambarawa: Pelaku Siapkan Palu Sebelum Beraksi, Sempat Kembali Datangi TKP
-
SIM Digital Berlaku Sah Pengganti Kartu Fisik, Begini Cara Aktivasinya di HP
-
Nyoman Nadiana, Les Grow, dan Astra: Modal Lokal VS Pendampingan Tepat
-
Daftar Mobil yang Wajib Dicoba Langsung Para Perempuan di Area Test Drive GIIAS 2026