Suara.com - Memiliki tipe kulit kering pada wajah kerap membuat make up jadi sulit menempel. Untuk mengatasi persoalan tersebut sebenarnya ada trik khusus yang bisa dilakukan.
Konsultan kecantikan Viva Cosmetics Tini Renan menjelaskan bahwa kulit kering seperti orang Asia kebanyakan teksturnya kasar bahkan ada yang sampai mengelupas. Sehingga butuh pelembab yang sangat bagus.
"Kemudian karena kulit Asia lebih kasar daripada kulit Eropa, jadi teksturnya agak tebal. Sehingga memerlukan peeling atau scrub untuk membuat kulit mereka halus," kata Tini ditemui di Jakarta, Senin (19/9/2022).
Setelah dilakukan peeling, bisa dioleskan soothing lotion yang berfungsi untuk mendinginkan, melembabkan, juga menghindari terjadinya iritasi kulit. Tini menyarankan untuk memilih soothing lotion yang mengandung aloevera karena tumbuhan itu sangat baik untuk kulit.
"Setelah itu baru prosesnya bertata rias. Setelah kulitnya bagus, halus, hasilnya akan sangat bagus," ujarnya.
Pada dasarnya, teknik bertata rias atau make up untuk tipe kulit apa pun sama saja. Ia membagikan tahapan make up yang benar cukup dengan memakai pelembab, kemudian foundation sesuai dengan kebutuhan. Baru loose powder atau bedak tabut dan kunci dengan compact powder.
Iklim Indonesia yang tropis kerap membuat make up jadi luntur akibat udara panas. Tini mengingatkan, saat kondisi tersebut usahakan wajah harus bersih dari debu.
"Di Asia, terutama Indonesia, kita cenderung berdebu. Sehingga harus bersihkan dari debu dan buat kulit selembab mungkin. Kalau sudah lembab enak sekali diaplikasikan karena mudah. Selain bersih, lembab, foundation yang diaplikasikan sangat mudah menempel," sarannya.
Perempuan yang sudah bekerja sebagai make up artis selama lebih dari 40 tahun itu juga menambahkan bahwa kulit wajah Asia sebenarnya cenderung lebih sehat dibandingkan kulit wajah perempuan di Eropa.
Baca Juga: Punya Alis Tebal Alami, Siswi Ini Pasrah Kena 'Razia' Guru dan Sering Disindiri Kakak Kelas
Selain karena faktor genetik, cuaca juga sangat mempengaruhi kondisi kulit. Meski sama-sama kering, tapi kulit wajah yang kering di Eropa sangat berbeda dengan di Indonesia.
"Kulit mereka yang usia 20 di sini dan di sana aja beda banget. Kulit orang sana cenderung tipis teksturnya. Kalau kulit kita sehat," kata Tini.
Berita Terkait
-
Apa Penyebab Wangi Parfum Tidak Tahan Lama di Kulit Kering? Ini 5 Tips agar Awet
-
Review Viva Moisturizer Gel Glowing White, Pelembap Rp30 Ribuan Atasi Kulit Kering dan Kusam
-
3 Serum Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam yang Cocok Dipakai Sehari-hari
-
5 Moisturizer Wardah untuk Kulit Kering dan Kusam, Wajah Lembap sekaligus Cerah
-
5 Cushion untuk Kulit Kering agar Makeup Tidak Crack, Hasil Dewy dan Glowing
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan