Suara.com - Sudah bukan rahasia lagi rasanya, publik kerap berbebat perihal cara menyantap bubur ayam, baik itu diaduk maupun tidak. Begitu pula halnya dengan sosok Ridwan Kamil.
Belakangan Indonesia Fun Science bahkan melakukan riset kecil-kecilan dengan melibatkan 60 orang siswa SMA Al-Azhar 8 terkait cara makan bubur ayam.
Hasilnya didapatkan kesimpulan, bahwa tim bubur tidak diaduk memiliki kecerdasan emosional lebih tinggi dibandingkan tim diaduk.
Ridwan Kamil merasa kurang sependapat dengan hal itu sehingga ia mengungkapkan bantahannya tersebut melalui akun Instagram miliknya.
Dihimpun dari laman Hops.id---Jaringan Suara.com, pada video yang diunggah, Ridwan Kamil mengunggah cuplikan video terkait riset makan bubur ayam menurut dirinya.
Hasil riset tadi lantas diikuti video dirinya saat menikmati bubur ayam di warung sederhana langganannya.
“Tidak valid ah. Karena risetnya harus lengkap, dengan riset tambahan mana yang lebih cerdas tim ngecapin zigzag dengan ngecapin muter-muter,” tulisnya melengkapi unggahan tersebut sebagaimana dilansir dari akun Instagram @ridwankamil pada 25 September 2022.
“Yang pasti lebih cerdas tim bubur ayam sering ga bayar dibanding tim bubur ayam yang bayar,” tulisnya lebih lanjut.
Gubernur Jawa Barat tersebut lantas menambahkan kalau tim bubur diaduk itu lebih Pancasilais dibandingkan yang tidak.
Baca Juga: Mulai Lirik Ridwan Kamil karena Pidatonya, Prabowo Akui Jadi Grogi
“Bubur diaduk itu sangat Pancasila. Mencerminkan budaya asli kita yaitu Bhineka Tunggal Ika,” tulisnya.
Ridwan Kamil lantas menobatkan dirinya sebagai Ketua Paguyuban Bubur Diaduk Asia Pasifik sebagai penutup unggahan tersebut.
Unggahan gubernur yang kerap disapa Kang Emil tersebut lantas dibanjiri komentar setuju dari warganet.
“Hasil riset belum dimuat dijurnal internasional scopus Q1, jelas ngaco kesimpulannya,” tulis akun salah seorang warganet.
“Bener pap ga valid. Aku suka bubur diaduk buktinya pinter, mengelabui uang bulanan dari suami,” tulis akun warganet lain.
“Tetep tim bubur diaduk. NKRI harga mati,” tulis pemilik akun Instagram lainnya.
Akan tetapi banyak juga yang tidak setuju dan menyatakan bahwa bubur tidak diaduk adalah yang terbaik.
“Kita beda tim nih pak. Team bubur nggak diaduk merapat,” tulis warganet lain.
“Kalo diaduk mending ga makan pak. Hampunten,” tulis akun warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Bersama PNM Mekaar, Mesin Jahit Tua Mampu Menghidupi Lima Keluarga
-
Festival Merah Putih 2026 Hadirkan 17 Agenda Spektakuler di Kota Bogor
-
Inklusi Keuangan di Daerah 3T, Pendampingan Mantri BRI Jadi Solusi Warga Toraja Utara
-
Ucapan 'Londo Ireng' Prabowo Dinilai Ancam Demokrasi, Jurnalis: Kami Bukan Musuh Negara
-
Kemelekatan Adalah Derita
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
Pria Tewas Diduga Dianiaya saat Melerai Perkelahian di Hiburan Malam Karimun
-
Berawal dari Teller, Ketangguhan Mantri BRI Ini Menginspirasi Warga Toraja Utara
-
Soal Ucapan 'Londo Ireng', PDIP: Kritik Tak Boleh Dibungkam!
-
Situasi Jalan Tambak Berangsur Kondusif, Penyebab Bentrokan Masih Diselidiki