Suara.com - Pernah mencoba makanan tradisional yang dijual di restoran? Biasanya hidangan tersebut tidak disajikan ala kadarnya pada para pengunjung tetapi dihias terlebih dulu.
Tidak hanya itu, terkadang beberapa restoran juga menciptakan ide kreatif dalam menyajikan makanan ini. Salah satunya yang dilakukan oleh sebuah restoran di Medan.
Mereka menyajikan lontong kuah kuning dengan cara yang unik. Alih-alih meletakkannya dalam mangkok estetik, makanan ini justru disajikan pada gelas-gelas minum.
"Guis agak kaget sebenernya dengan sajian di salah satu resto di medan ini, pesen lontong tapi penyajiannya malah pake gelas gini," cuit akun tersebut.
Ia juga melampirkan beberapa gelas yang berisi lontong kuah kuning. Di dalam gelas tersebut terdapat sebuah lontong yang dihiasi dengan cabai hijau pada bagian atasnya.
Setengah dari isi gelas tersebut dipenuhi oleh kuah kuning. Tidak dipungkiri, sajian lontong ini begitu estetik dan menggugah selera.
Namun, beberapa warganet rupanya memiliki pendapat yang berbeda. Pasalnya porsi yang disajikan disebut terlalu sedikit.
"Muncul tolong chefnya, kok bisa-bisanya ngide kayak gitu. Kalau nggak tahu malu, udah gue samper ke dapur kayaknya. Langsung minta 1 mangkok, porsi normal," celetuk salah satu warganet.
"Ih ga kenyang, apa itu cuma dikasih refillnya aja?" tanya lainnya.
Ada pula yang mengaitkan keestetikan makanan tersebut dengan sajian dari resto mahal. Warganet tersebut berkomentar, "Ga kenyang tapi harganya pasti bikin kenyang kan nder."
"Lontong Rp10 ribu, sliced rice rolls with yellow gravi Rp250 ribu," celetuk warganet yang berbeda.
Selain itu, ada pula warganet yang memberi tahu cara memakan lontong dalam gelas tersebut.
"Itu ada tutor buat nguyup kuahnya nder, gelasnya digoyang-goyang kecil, terus diuyup deh, lontongnya dikokop," cuit warganet tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
-
Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama
-
28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu
-
Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung