Suara.com - Sebuah salon kecantikan berhasil menipu pelanggan hingga RM400 Ribu atau sekitar Rp1,3 miliar. Angka itu didapat dari 70 korban, termasuk 40 pria di antaranya, dengan menjual paket kecantikan dengan harga murah.
Melansir dari World of Buzz, paket-paket tersebut dijual selama masa karantina wilayah. Namun, pihak salon justru menolak memenuhi paket tersebut.
Para korban mengatakan promosi salon kecantikan diiklankan melalui media sosial dan pesan teks. Mereka menawarkan beberapa perawatan kecantikan medis, termasuk penghilangan bintik laser picosecond, pelembap asam hialuronat, dan perawatan penghilang lemak.
Paket dapat dibeli dengan harga serendah RM520 atau sekitar Rp1,7 juta. Disebutkan bahwa setiap perawatan dapat digunakan lebih dari 100 kali.
Para korban yang merasa tertipu lantas melapor ke polisi dan Pengadilan Klaim Konsumen. Sebanyak enam korban, didampingi Anggota DAP Kota Ampang Jaya, Yew Jia Haur, baru-baru ini menggelar konferensi pers untuk mengadukan penipu dan mengingatkan konsumen lain agar tidak tertipu.
Salah satu korban bernama Zou, mengatakan bahwa dia telah menghabiskan RM25.000 atau sekitar Rp82,6 juta untuk paket, termasuk aksesoris dan produk kecantikan, dari Mei 2021 hingga Agustus tahun ini.
"Awalnya pelayanan salon kecantikan sangat bagus, jadi setelah mendengarkan staf, saya bersedia mendaftar untuk paket. Awal bulan ini, salon kecantikan tiba-tiba mengeluarkan pemberitahuan kepada pelanggan bahwa perusahaan telah berpindah tangan, sehingga paket yang dibeli lebih awal tidak dapat digunakan," ungkap Zou, seperti yang dikutip Suara.com pada Senin (31/10/2022).
Zou mengatakan bahwa dia hanya berhasil memanfaatkan sekitar 10 persen dari paket yang dibeli sebelum perubahan manajemen. Disebutkan pula bahwa manajemen baru memungkinkan pelanggan untuk mengubah paket yang dibeli tahun ini menjadi poin untuk mengimbangi sebagian dari jumlah paket baru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Senpi Dinas Diduga Dipakai Mantan Istri Bunuh Diri, Bripka Iman Harefa Resmi Masuk Patsus
-
Dua Biodigester Bakal Dibangun di Jakarta Utara, Dapat Hasilkan Energi dan Pupuk Organik
-
PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur
-
Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai
-
Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda
-
Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati
-
6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
-
Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?
-
Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret
-
1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?