6. Membuat pilihan hubungan yang lebih cerdas dan kecil kemungkinannya menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga,
7. Memiliki hubungan yang lebih baik dengan kedua orang tua,
8. Kurang aktif secara seksual saat remaja,
9. Lebih kecil kemungkinannya mengalami kehamilan remaja,
10. Alami gaya hidup yang lebih aman secara finansial untuk anak-anak.
Namun, jika pernikahan Anda penuh konflik, perceraian akan menguntungkan anak-anak Anda dalam banyak hal. Di bawah ini adalah beberapa alasan yang terbaik untuk mengakhiri pernikahan dengan konflik tinggi.
1. Anda akan menjauhkan anak-anak Anda dari kecemasan yang ditimbulkan oleh konflik orang tua mereka.
2. Anak-anak perlu memiliki hubungan yang hangat, penuh kasih, dan suportif dengan orang tua. Orang tua yang mengeluarkan anak mereka dari lingkungan yang sangat berkonflik dan penuh kekerasan, berarti mereka berusaha menunjukkan kepada anak bahwa mereka dicintai dan didukung.
3. Kebutuhan dasar seorang anak meliputi perasaan aman dan nyaman. Menceraikan pasangan yang melakukan kekerasan berarti Anda memastikan kebutuhan dasar itu terpenuhi.
Baca Juga: Begini Pesan Mr. Black untuk Denise Chariesta
4. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang terpapar kekerasan dalam rumah tangga menderita secara perkembangan dan tidak menjalin keterikatan dengan orang tua. Ada tingkat “keterikatan yang tidak teratur” yang lebih tinggi di antara anak-anak ini.
5. Anak-anak yang dibesarkan dalam konflik tinggi dapat menjadi sangat waspada dalam menanggapi konflik atau ancaman yang dirasakan. Berada di sekitar kekerasan dan konflik dapat menyebabkan anak menjadi bermusuhan dan agresif dalam berurusan dengan orang lain.
Pada dasarnya, ketika menyangkut perceraian dan anak-anak, orang tua harus melakukan apa yang mereka tahu demi kepentingan terbaik anak mereka. Dalam kasus pernikahan konflik rendah, yang terbaik adalah menjaga keutuhan keluarga.
Sebaliknya, dalam kasus pernikahan dengan konflik tinggi dan kekerasan, anak-anak pasti akan merasa lebih baik jika orang tua mereka bercerai. Pada akhirnya pilihan ada di tangan mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
6 Shio Paling Hoki pada 17 Maret 2026, Siapa Saja?
-
7 Cara Membalas Ucapan Selamat Idulfitri dari Non-Muslim dengan Sopan
-
LDK PPI Tiongkok Region Utara 2026 Cetak Pemimpin Berjiwa SATSET
-
7 Ide THR Lebaran 2026 Selain Uang untuk Keponakan, Edukatif dan Bikin Makin Kreatif
-
Nastar Singkatan dari Apa? Begini Sejarah Unik Hingga Jadi Ikon Idulfitri
-
Intip Gaji Menteri dan Anggota DPR RI, Ada Wacana Bakal Dipangkas Presiden Prabowo
-
Benarkah Malam ke-27 Ramadan adalah Malam Lailatul Qadar? Simak Tanda-tandanya
-
Apa Itu Lemomo? Platform E-commerce Blind Box yang Mulai Ramai di Indonesia
-
16 Maret 2026 Tarawih Malam ke Berapa? Ini Keutamaannya
-
Restoran Hikiniku to Come Resmi Hadir di Jakarta, Tawarkan Pengalaman Hamburg Panggang di Meja