Suara.com - Feng Shui masih menjadi salah satu pertimbangan orang saat mendekorasi rumah. Selain mengenai tata letak, ilmu satu ini rupanya juga menjelaskan beberapa barang yang sebaiknya tidak ada di dalam rumah karena dikhawatirkan membawa sial. Memangnya, apa saja hal dapat membawa sial di dalam rumah?
Dilansir dari laman Realtor dan Reader’s Digest, berikut barang-barang yang sebaiknya Anda singkirkan dari rumah.
1. Barang yang rusak
Apakah kompor Anda rusak? Jam dinding Anda sudah mati dalam waktu yang lama? Jika iya, segera perbaiki atau singkirkan barang-barang tersebut.
Barang-barang rusak akan membawa energi negatif di rumah Anda. Contohnya, membiarkan jam dinding rusak kerap dikaitkan dengan tidak adanya kemajuan dalam hidup dan hanya sekedar menghidupi pengalaman.
2. Bunga kering
Anda mungkin menilai bunga kering sebagai hiasan rumah yang cantik. Namun, rupanya menyimpan bunga sampai kering kerap dikaitkan dengan sial di dalam rumah.
Sebenarnya, ini cukup beralasan, sebab bunga kering merupakan tempat sempurna untuk debu berkumpul. Bagi beberapa orang debu akan mengakibatkan bersin, batuk, atau alergi lainnya.
3. Kaca retak
Baca Juga: Renovasi Rumah untuk Sambut Tahun Baru? Ini Daftar Tren Warna Cat Rumah 2023
Kaca di sini bisa digambarkan sebagai cermin, bingkai foto, atau gelas. Bingkai foto yang retak biasanya dikaitkan dengan kekecewaan atau pengkhianatan. Sementara itu, cermin yang retak biasa dikaitkan dengan harga diri yang rendah.
Kaca yang retak juga dianggap pembawa sial karena seolah memberi sinyal pada alam bahwa akan ada peluang yang terlewat.
4. Keset custom
Apakah Anda memiliki keset custom yang bertuliskan nama salah satu anggota keluarga Anda? Jika iya, ini saatnya menukarnya dengan keset biasa.
Saat ada tamu berkunjung, mereka seolah-olah akan menginjak orang yang namanya tertulis pada keset. Cukup gunakan keset polos biasa. Rempatkan nama Anda atau anggota keluarga Anda di tempat di mana orang akan melihatnya ke atas, bukan ke bawah.
5. Kaktus
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali