Suara.com - Kuku juga membutuhkan perawatan. Penting untuk mengetahui cara merawat kuku karena kuku yang sehat merupakan cerminan dari bagaimana kita menjaga diri.
Tak harus manikur atau pedikur mahal di salon, perawatan kuku juga ada yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Selain itu, menjaga pola makan tak kalah penting.
Dikutip dari Times of India, inilah beberapa tips merawat kuku agar tetap cantik dan sehat. Apa saja?
1. Pakai sarung tangan
Kuku yang terkena air secara berlebihan atau bahan kimia berbahaya bisa menjadi rapuh. Jadi, biasakan memakai sarung tangan saat mencuci piring atau membersihkan rumah. Selain itu, jangan terlalu lama merendam tangan Anda dalam air.
2. Potong kuku secara berkala
Kuku pendek membutuhkan sedikit perawatan karena sangat mudah dibersihkan. Tak seperti kuku panjang, kecil kemungkinan ada penumpukan bakteri. Kuku pendek juga jadi tidak mudah rapuh dan terlihat rapi. Jadi, tak ada salahnya potong kuku secara berkala.
3. Hindari kuku palsu
Kuku palsu memang cantik, tapi itu ada konsekuensinya. Prosedur pemasangan kuku palsu tidak hanya rentan merusak kuku, melainkan juga memungkinkan adanya tumpukan kotoran yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya bakteri.
Baca Juga: Curhat Wanita Terlanjur Lakukan Manikur Kuku di Hari Pernikahan, Hasilnya Diejek Mirip Kaki Bebek
4. Menjaga pola makan sehat
Pola makan tidak hanya memengaruhi kesehatan tubuh, tapi juga termasuk kuku. Asupan vitamin, mineral, dan protein baik untuk pertumbuhan kuku yang kuat.
5. Jaga diri Anda agar tetap terhidrasi
Pertahankan kelempapan kuku dengan minum air yang cukup setiap hari. Fungsinya tentu mencegah kuku menjadi kering dan rawan mengelupas.
6. Merawat kutikula
Manikur memang efektif mempercantik kuku, tapi tidak boleh terlalu sering. Pasalnya, manikur dilakukan dengan mendorong kutikula ke belakang. Ini dapat merusak kutikula dan membuat bantalan kuku rentan infeksi. Anda bisa menggunakan krim kutikula yang melembapkan dan mencegah kerusakan kuku.
7. Jangan terlalu sering pakai handsanitizer
Pandemi Covid-19 membuat banyak orang jadi terbiasa lebih sering menggunakan handsanitizer. Namun, jika keseringan, sebenarnya itu tidak baik untuk kulit dan kuku. Kalau memang memungkinkan, ada baiknya mencuci tangan dengan air dan sabun juga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Rincian Harta Kekayaan Perry Warjiyo, Mundur Jadi Gubernur BI Setelah 8 Tahun Menjabat
-
Perry Warjiyo Mundur, Gimana Nasib Stabilitas Keuangan RI
-
Di Balik Remang Warung Pangku Gresik: HIV, Sifilis, hingga Jeratan Sabu Terbongkar
-
Serial Hollywood 'Reacher' Tayang di Mana? Ini Peran Agnez Mo dan Anggun C Sasmi
-
Molor Setahun! Proyek SDN Cipete Utara 01 Paksa Orang Tua Korbankan Jam Kerja Demi Anak
-
Misteri 2 Jasad Anonim di Lampung Selatan, Ini Ciri-cirinya
-
Di Mana Tempat Beli Parfum YSL Ori? Ini 5 Toko Tepercaya dan Variannya yang Paling Wangi
-
Dari Penumpang Biasa Jadi Bagian Perubahan: Cerita Kecil Selamatkan Bumi Lewat KRL
-
Proyek 10 Kampus URI: Solusi Cetak Birokrat atau Pemborosan Dana APBN?
-
6 Saham Masuk Rekomendasi di Tengah Penurunan Tensi Perang, Ada Emiten BIPI