Suara.com - Gosip perceraian Syahrini dengan Reino Barack semakin liar, dengan salah satu akun anonim di media sosial menyebut penyebabnya adalah sel telur yang kosong.
Melansir SuaraSukabumi --jaringan Suara.com, akun Instagram @conglie_willlneverdie membeberkan kakak Reino Barack diduga mempertanyakan usia asli Syahrini, karena sel telur yang kosong.
"Makanya sama kakaknya RB ditanya usia yang sebenarnya. Karena kalau 40 tahun masih ada sel telurnya," ungkap akun tersebut.
Masalah sel telur memang sangat memengaruhi kondisi kehamilan seseorang. Kualitas sel telur berhubungan langsung terhadap kesuburan, semakin bagus sel telur, semakin tinggi peluang hamil.
Laman Alodokter menyebut setidaknya ada tiga jenis masalah pada sel telur yang bisa menghambat kehamilan. Apa saja?
1. Kerusakan sel telur
Kerusakan sel telur bisa memnyebabkan sel telur yang sudah dibuahi tidak memiliki embrio, atau yang biasa disebut sebagai kehamilan kosong.
Akan tetapi, tanpa adanya janin, pertumbuhan plasenta tidak akan maksimal dan akhirnya terhenti. Pada saat inilah kadar hormon kehamilan akan menurun secara drastis dan menimbulkan tanda keguguran, seperti keluarnya bercak darah atau perdarahan hebat dari vagina dan kram perut.
2. Kelainan bawaan
Baca Juga: Mahar Erina Gudono Rp300 Ribu Diandingkan dengan Syahrini yang Dapat Berlian Rp40 Miliar
Kelainan bawaan bisa menyebabkan mutasi genetik yang menyebabkan perubahan pada gen di dalam sel telur ibu. Kelainan pada sel telur bisa menyebabkan janin tidak terbentuk, karena tidak terjadinya pembuahan meski sel telur sudah bertemu dengan sperma.
Jikapun hamil terjadi, mutasi genetik dapat menyebabkan beberapa penyakit, termasuk kanker pada bayi yang baru lahir, seperti tumor retinoblastoma atau tumor Wilms.
3. Hamil anggur
Kehamilan mola alias hamil anggur terjadi ketika plasenta terbentuk secara tidak normal. Akibatnya, janin sama sekali tidak terbentuk, hanya jaringan plasenta yang abnormal.
Jika terjadi kehamilan anggur, tanda yang kerap terjadi adalah perdarahan atau keluarnya cairan berwarna cokelat kemerahan dari vagina pada usia kandungan 8-14 minggu.
Sel telur merupakan salah satu bagian penting dalam proses reproduksi. Kelainan yang terjadi pada sel telur bisa menyebabkan berbagai kondisi yang menghambat proses kehamilan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Industri Film Indonesia Masuki Era Baru dengan Dukungan Blockchain dan AI
-
Dari Anemia hingga Isu Mental, Ketika Generasi Muda Turun Tangan Racik Solusi Kesehatan
-
Tandon Air yang Bagus Merek Apa? Ini 4 Rekomendasinya yang Anti-Lumut dan Tahan Lama
-
The Apurva Kempinski Bali Angkat Isu Regenerasi dan Keberlanjutan
-
Cara Atasi Uap Keluar dari Gagang Panci Presto agar Daging Cepat Empuk
-
Saat Ekonomi Sulit, Mal Andalkan Hiburan Anak untuk Dongkrak Belanja?
-
5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan
-
Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat
-
12 Destinasi Wisata Hits di Jakarta untuk Libur Sekolah, dari Pantai hingga Hutan Mangrove
-
Bedak Padat Purbasari Bisa Dipakai untuk Umur Berapa? Lengkap dengan 4 Keunggulannya