Suara.com - Perkembangan teknologi membawa banyak perubahan dalam berbagai segi kehidupan. Tak terkecuali dalam hal berkreasi seperti menciptakan musik.
Berkat kemajuan teknologi, kini ada kosistem kreatif bernama Romansa +62 yang menjadi wadah bagi para musisi metahuman. Konsep metahuman ini memungkinkan musisi yang sudah meninggal dapat dihadirkan kembali melalui karya atau konser.
“Romansa +62 adalah wadah kreatif yang dibuat Z Production dengan menggandeng CTRL, perusahaan Metahuman Factory sebagai rekanan dalam mengembangkan metahuman musician, seiring perkembangan teknologi dan digital yang semakin melesat untuk menyambut masuknya web 3.0,” kata Project Director Z Production Tyan Coaster dalam keterangannya baru-baru ini.
Nantinya Z production bakal menggelar konser Romansa +62 pada 2003 mendatang untuk memperkenalkan Romansa +62. Selain itu juga akan dirilis Mansa yang menjadi ikon mereka dalam bentuk metahuman musician.
“Mansa merupakan penyanyi pendatang baru dari kalangan metahuman. Pada 2023 nanti, Mansa bakal menggelar konser perdananya dan bakal berkolaborasi dengan beberapa penyanyi dan band papan atas. Pagelaran konser musik ini akan kami beri judul ‘Romansa +62’” lanjut Tyan.
Lebih lanjut, Founder and CEO CTRL Andy Permana mengatakan bahwa hadirnya Mansa akan mewarnai belantika musik Indonesia beserta dengan karya-karyanya. “Meskipun Mansa juga akan membawakan beberapa lagu cover dari beberapa pencipta lagu yang ada,” tambah Andy.
Andy memaparkan, di ranah global, musisi metahuman sudah banyak beredar. Diantaranya di industri K-Pop dan J-Pop. “Contohnya Band K-Pop Superkind memiliki 5 anggota, ditambah satu metahuman,” ungkap Andy.
Dengan konsep metahuman, tambah Tyan, memungkinkan band-band yang personelnya sudah meninggal dunia dapat dihadirkan kembali di panggung. “Kami optimistis konsep metahuman musician ini akan disambut hangat. Bahkan sebagian musisi Indonesia sudah tertarik bergabung di Romansa +62,” kata Tyan.
Selain band-band atau musisi, Andy melanjutkan, konser Romansa +62 akan menjadi pilihan terbaik bagi brand-brand besar untuk bisa berkolaborasi dengan Mansa. “Brand-brand ini bisa melakukan kegiatan promosi dengan Mansa nantinya. Proses kolaborasi dengan brand ini didukung dengan campaign strategy terbaik dari tim internal Z Productio bersama CTRL,” tandas Andy.
Baca Juga: Aksi Yura Yunita Tuai Pujian, Belajar Bahasa Isyarat demi Musik Dinikmati Semua Kalangan
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
Terkini
-
Bawa Siswi Papua ke Sidang Tahunan MPR, Prabowo Buktikan Manfaat MBG
-
Daftar Lima Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia
-
Danamon Rayakan Semarak HUT ke-81 RI dengan Beragam Promo dari Merchant Favorit
-
Dua Alumni MasterChef Indonesia Menyusuri Cerita di Balik Kuliner Daerah
-
Presentasi Pakai iPad? Ini 4 Cara Mudah Menyambungkannya ke Proyektor
-
Apakah Parfum Wardah Tahan Lama? Ini 3 Varian dengan Aroma Paling Awet
-
Upacara di Istana Negara Pakai Baju Apa? Ini Ketentuan Pakaian HUT RI ke-81 2026
-
Prabowo Larang Siswa SD Pacaran, Syarat 'Sabuk Hitam' Bikin Sidang DPR Pecah Tawa
-
Prabowo Akui Birokrasi Berbelit dan Oknum Pejabat Korup Masih Jadi Masalah Utama Bangsa
-
Menjaga Laut, Garam, dan Tradisi Desa Les di Tengah Modernitas