Suara.com - Menurut data UNESCO, terhitung kurang dari 30 persen perempuan menjadi peneliti STEM di dunia. STEM atau Science, Technology, Engineering and Math sendiri merupakan istilah yang dipakai pada sekelompok pelajaran terkait pengembangan sains dan teknologi.
Padahal, terbukti bahwa latar belakang gender tidak dapat membatasi seorang individu dalam berkarya dan berkarir termasuk perempuan di bidang STEM. Itu juga yang dibuktikan oleh Imelda Mayasari, perempuan yang menjabat sebagai Factory Manager Nestlé Vietnam.
Imelda Mayasari merupakan insinyur perempuan pertama di Nestlé Indonesia yang kemudian ditugaskan untuk bekerja di Vietnam. Sebelum tinggal di sana, Imelda lebih dulu bekerja selama 18 tahun di Pabrik Nestlé Kejayan, di Pasuruan, Jawa Timur.
Malang melintang di dunia STEM membuat Imelda mampu menangkal pandangan umum bahwa bekerja di bidang teknik atau mesin merupakan hal yang tidak aman untuk perempuan. "Secara khusus menurut saya, bekerja di pabrik bukanlah hal yang menakutkan untuk perempuan," kata Imelda.
Untuk itu, ia menekankan pentingnya perusahaan yang menyediakan fasilitas dan infrastruktur ramah untuk perempuan, terutama sosok ibu bekerja seperti dirinya. Misalnya pengadaan ruang menyusui hingga tetap memiliki kesempatan mendapat pelatihan berstandar internasional.
Tantangan Menjadi Ibu Pekerja
Sebagai perempuan, ibu dan pekerja di dunia STEM, Imelda tak menampik dirinya kerap menemuai hal menantang. Namun itu juga bisa menjadi cara untuk dirinya membuat skala prioritas yang tepat.
"Ada beberapa pekerjaan maupun kondisi yang harus saya utamakan, dan pembagian waktu ini tidak selalu harus rata. Untuk sampai di titik profesi ini, saya percaya dibutuhkan fleksibilitas dari keluarga, atasan rekan kerja, serta lingkungan sekitar saya," katanya dikutip dari siaran pers, Kamis (5/1/2023).
"Untuk itu,saya sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari perusahaan yang ramah terhadap Ibu bekerja, serta mendukung kami para wanita untuk maju dan membuka potensinya di bidang STEM," pungkas Imelda.
Baca Juga: Tokoh Konservasi Gorila Jane Goodall Jadi Koleksi Seri Perempuan Inspiratif Barbie Terbaru
Berita Terkait
-
Tokoh Konservasi Gorila Jane Goodall Jadi Koleksi Seri Perempuan Inspiratif Barbie Terbaru
-
Profil Ars-Vita Alamsyah, Insinyur Indonesia yang Jadi Anak Buah Elon Musk
-
Angkat Kisah Perempuan Inspiratif, Ini 3 Fakta Menarik Film Yuni
-
Masih Ada Bias Gender dalam Dunia Bisnis, 3 Perempuan Inspiratif Ini Ungkap Trik Suksesnya
-
Keren, Butet Manurung Jadi Wajah Barbie Koleksi Terbaru Bertema Perempuan Inspiratif Dunia
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Cara Membuat Passphrase Coretax Terbaru 2026, Ini Panduan Lengkapnya
-
Apa Beda Harta PPS dan Harta Investasi PPS di Coretax? Jangan Salah Isi!
-
Harga Lipstik Dior Terbaru 2026, Ini Daftar Lengkap dan Variannya
-
5 Rekomendasi Lip Tint yang Bagus dan Tahan Lama untuk Bibir Hitam
-
Cara Cek Bansos PKH Lewat HP dengan Mudah dan Terbaru 2026
-
Tutorial Aktivasi Coretax Terbaru 2026: Panduan Lengkap dan Mudah
-
Hari Libur dan Tanggal Merah April 2026, Simak Strategi Cuti Long Weekend
-
5 Hair Cream untuk Menata Rambut Ikal dan Kering akibat Polusi Udara
-
Langkah Mudah Login Coretax DJP Gunakan NPWP 16 Digit dan NIK
-
4 Tempat Wisata Ramah Anak di Solo untuk Mengisi Waktu Libur Panjang