Suara.com - Industri kecantikan dalam negeri tumbuh pesat dalam beberapa tahun belakangan. Ini bisa dilihat dari banyaknya bermunculan brand kecantikan lokal yang berkualitas tinggi.
Strategi reseller pun kerap digunakan brand lokal karena dipercaya bisa menciptakan kedekatan dengan konsumen. Hal ini turut dilakukan oleh MS GLOW yang kini telah memiliki ribuan reseller dan tersebar di seluruh Indonesia.
Menjadi reseller mulai banyak dipertimbangkan sebagai karir yang menjanjikan, terutama oleh para perempuan dan ibu rumah tangga. Sebagai reseller, mereka bisa menjual produknya ke kerabat dekat ataupun melalui berbagai platform belanja online yang tersedia.
Banyak reseller yang telah menjalani profesi ini selama bertahun-tahun. Bukan hanya menjadi sumber penghasilan untuk membantu ekonomi keluarga, mereka bahkan bisa memiliki mobil hingga rumah.
Walau begitu, kesuksesan sebagai reseller itu tidak diraih secara instan. Lantas, apa saja tips atau kiat menjadi reseller yang sukses? Dikutip dari siaran pers, Rabu (11/1/2023), sejumlah reseller MS GLOW berbagi pengalaman yang bisa jadi inspirasi.
Memilih brand sesuai passion atau hobi
Menjalani bisnis sesuai bidang yang disukai biasanya akan membuat rutinitas lebih menyenangkan. Jika senang bereksperimen dengan produk skincare atau mengaplikasikan makeup, menjadi reseller untuk merek beauty and skincare tentunya sangat menyenangkan.
Lebih seru lagi jika Anda memang menggunakan produk tersebut sehingga bisa meyakinkan konsumen untuk ikut mencoba dan membeli produk tersebut. Hal ini dilakukan oleh Selly, salah satu reseller MS GLOW asal Karawang, Jawa Barat.
"Dunia kecantikan memang menjadi minat saya, mulai dari produk perawatan hingga makeup. Sebelum menjadi reseller, saya memang menggunakan MS GLOW secara rutin, dan selama dua bulan pemakaian, saya bisa merasakan khasiatnya. Hal inilah yang akhirnya meyakinkan saya untuk menjadi reseller," ungkapnya.
Baca Juga: Rahasia di Balik Wajah Glowing Artis Korea, Rajin Pakai Sheet Mask
Memperhatikan kredibilitas brand
Jika ingin jadi reseller, pastikan bahwa brand tersebut memang aman dan kredibel untuk dijual ke konsumen. Tentunya, Anda tidak ingin ikut terlibat dalam rantai penjualan produk yang ternyata bisa membahayakan kesehatan konsumen.
Bagi Putri, reseller asal Balikpapan, kredibilitas brand menjadi kunci utama yang membuatnya yakin bisa menjual produk ke konsumen.
"Untuk produk kecantikan, memiliki sertifikat BPOM adalah syarat mutlak. Sudah banyak kasus peredaran produk kecantikan yang ternyata mengandung bahan berbahaya, dan saya sangat menghindari hal tersebut. Selama menjadi reseller, menurut saya, adanya sertifikat BPOM itulah yang sangat membantu penjualan," ujarnya.
Semangat meningkatkan kemampuan
Akan ada banyak tantangan yang harus dihadapi saat berinteraksi dengan konsumen. Memahami hal tersebut, MS GLOW telah mempersiapkan berbagai program pendampingan untuk reseller, mulai dari product knowledge, digital marketing, hingga kelas motivasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement