Suara.com - Berhubungan seks memang menjadi suatu kebutuhan bagi manusia dewasa. Tapi, pada beberapa orang situasi ini bisa menjadi kecanduan.
Jika pasangan kamu mengalami gejala fisik seperti depresi, kecemasan, dan disfungsi seksual akibat perilaku seksualnya, ini bisa menjadi tanda kecanduan.
Kecanduan seksual adalah masalah yang dihadapi banyak orang, baik perempuan maupun lelaki. Kecanduan seks ditandai dengan keasyikan yang intens dengan pikiran, fantasi, dan perilaku seksual yang dapat berdampak negatif terhadap kehidupan pribadi, profesional, dan sosial seseorang.
Namun, penting untuk dicatat bahwa perilaku dan hasrat seksual dapat sangat bervariasi dari orang ke orang dan apa yang dianggap satu orang sebagai masalah, mungkin tidak bagi orang lain. Berikut adalah beberapa tanda yang mungkin menunjukkan bahwa pasangan kamu memiliki kecanduan seksual.
Perilaku seksual kompulsif
Jika pasangan kamu melakukan aktivitas seksual yang berlebihan seperti sering masturbasi, penggunaan pornografi kompulsif, dan beberapa perselingkuhan, ini bisa menjadi tanda kecanduan seksual.
Berbohong dan rahasia
Jika pasangan kamu berbohong tentang aktivitas seksualnya atau berusaha keras untuk menyembunyikannya, ini bisa menjadi tanda bahwa dia sedang berjuang melawan kecanduan seksual.
Kurangnya kontrol
Jika pasangan kamu tidak dapat mengendalikan dorongan atau perilaku seksualnya, meskipun dia tahu hal itu menyebabkan masalah dalam hidupnya, ini bisa menjadi tanda kecanduan.
Peningkatan toleransi
Jika pasangan kamu perlu melakukan perilaku seksual yang lebih intens atau berisiko untuk mendapatkan tingkat kepuasan yang sama, ini bisa menjadi tanda kecanduan.
Mengabaikan tanggung jawab
Jika pasangan kamu mengabaikan tanggung jawabnya seperti pekerjaan, keluarga, dan komitmen lain untuk melakukan aktivitas seksual, ini bisa menjadi tanda kecanduan.
Penting untuk diingat bahwa pengalaman setiap orang dengan kecanduan seksual itu unik. Gejala dan tandanya bisa sangat berbeda.
Jika kamu khawatir dengan perilaku seksual pasangan kamu, kami menyarankan kamu untuk berbicara dengan jujur dan menjadi pendengar yang baik. Jika kamu tidak mampu menanganinya, dorong pasangan kamu untuk mencari bantuan, dan pertimbangkan untuk mencari dukungan dari profesional kesehatan mental berkualifikasi yang berspesialisasi dalam kecanduan seksual.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Cara Menghilangkan Flek Hitam Bekas Jerawat Low Budget, Dokter Sarankan Pakai Bahan Alami Ini
-
Letak Kompor Menurut Feng Shui, Benarkah Bisa Memengaruhi Rezeki? Ini 6 Posisi yang Dianjurkan
-
Ramalan Zodiak 11 Juli 2026: 5 Zodiak Ini Diprediksi Banjir Keberuntungan dan Cuan!
-
Dari Ngopi hingga Belanja, Ini Alasan Transaksi Digital Kian Jadi Andalan Sehari-hari
-
Tak Banyak yang Tahu, Pilihan Menu di Hotel Ternyata Bisa Berdampak pada Kelestarian Laut
-
Moisturizer Citra Pearly Glow UV Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Pengguna
-
3 Review Facial Wash Non SLS Wardah, Tidak Bikin Wajah Ketarik setelah Cuci Muka
-
5 Cara Sederhana Redakan Stres Kerja agar Tidak Burnout, Mudah Dilakukan!
-
Belum Punya Riwayat Kredit? Kini Peluang Dapat Pembiayaan Bisa Lebih Besar Berkat Data Digital
-
Limbah Jahe Selama Ini Banyak Terbuang, Bagaimana Peneliti BRINDiubah Menjadi Sumber Energi Bersih?