Suara.com - Zaskia Sungkar sempat menghebohkan publik karena mengunggah video berkuda menggunakan pakaian syar'i. Banyak yang memuji penampilannya kala itu. Lalu, apa saja manfaat olahraga berkuda seperti yang dilakukan Zaskia Sungkar?
Merangkum Certified Horsemanship Association, setidaknya ada 15 manfaat berkuda yang berguna untuk kesehatan fisik dan mental. Apa saja? Berikut tujuh di antaranya.
1. Karakter Positif
Menunggang kuda mengajarkan tanggung jawab kepada penunggangnya, terlebih pada mereka yang merawat kuda. Menunggang kuda juga mengajarkan kita kesabaran, disiplin, pengertian, empati, kasih sayang, pengendalian diri, dan dedikasi.
2. Kesehatan Fisik
Menunggang kuda menuntut fisik dan bisa membantu kita agar tetap bugar. Dalam penelitian British Horse Society (BHS) di University of Brighton, diungkapkan bahwa menunggang kuda dapat membakar ratusan kalori.
Penunggang dapat mengembangkan refleks yang lebih baik dan keseimbangan serta koordinasi saat mereka menggunakan seluruh tubuh untuk memandu dan mendorong kuda ke depan.
3. Problem Solving
Penunggang kuda dipaksa belajar memecahkan masalah dan membuat keputusan dengan cepat. Misalnya, jika seekor kuda pergi ke satu arah dan penunggangnya ingin ke arah lain, dia harus membuat hewan seberat 1.000 pon itu pergi ke arah yang dipilih si penunggang dengan cara yang manusiawi dan aman.
Baca Juga: 10 Potret Zaskia Sungkar Berkuda di Pantai, Gagah Banget Bak Perempuan Berkalung Sorban
4. Kesehatan Psikologis
Studi BHS menyimpulkan menunggang kuda merangsang perasaan psikologis yang positif. Lebih dari 80% tanggapan kuesioner mengeklaim menunggang kuda membuat mereka merasa "cukup banyak" atau "sangat ceria, santai, bahagia, atau aktif".
Olahraga berkuda juga membuat kita memiliki keterampilan yang tak dimiliki banyak orang. Selain kepercayaan diri, manfaat olahraga berkuda lainnya adalah meningkatkan harga diri dan citra diri.
5. Sosialisasi
Anda akan bersosialisasi dengan komunitas yang sangat sosial di mana penuh dengan orang-orang yang saling membantu dalam merawat kuda lainnya.
Tak jarang, dari kandang kuda, orang-orang akan sering saling bantu dan mereka bakal bertemu kembali untuk melakukan perjalanan lintas alam atau hanya nongkrong di sekitar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Pilihan Mobil Keluarga Harga Terjangkau Jelang GIIAS 2026
-
Ekspor Mineral Kritis Tersendat, Kementerian ESDM Benahi Aturan Kandungan Logam Tanah Jarang
-
61,1 Persen Publik Tak Yakin Koperasi Merah Putih Akan Berkembang
-
Film Live-Action Look Back Masuk Kompetisi Festival Film Venesia ke-83
-
Review Film The Dink: Transisi Karir Atlet Muda hingga Menjadi Pelatih
-
Kenapa Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI?
-
2 Lokasi Terancam Tsunami Usai Gempa Bumi Besar di Kumamoto Jepang
-
Review See You at Work Tomorrow: Cinta yang Diuji oleh Rahasia Masa Lalu
-
Biar Sadar! Bahaya Tramadol Bakal Masuk Materi Khotbah Jumat di Jakarta Pusat
-
Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM