Suara.com - Buccal fat removal menjadi salah satu solusi untuk mendapatkan postur wajah yang tirus dan indah secara instan. Prosedural medis ini dilakukan dengan cara bedah operasi kecil untuk membuang lemak secara utuh dari dalam pipi.
Beberapa selebriti pun sudah pernah mencoba prosedur medis yang satu ini. Sebut saja Ariel Tatum dan Rachel Vennya.
“Buccal fat removal itu prosedurnya simple dengan sayatan kecil dari dalam mulut kemudian di keluarkan lemaknya bulat-bulat, bekasnya kecil nyaris tidak meninggalkan bekas sama sekali,” ungkap dokter Tompi dikutip dari unggahan YouTube-nya Beyoutiful by dr. Tompi pada Senin, (20/3/2023).
Setelah menjalani prosedur bedah tersebut, pasien boleh diperkenankan untuk makan, minum dan sikat gigi. Hasilnya akan langsung terlihat setelah operasi dan semakin maksimal setelah 3 bulan.
Prosedur dari buccal fat removal ini memberikan hasil pipi tirus secara permanen. Dengan catatan seseorang yang sudah melansungkan perawatan ini tidak mengalami kenaikan berat badan berlebih.
Meski begitu disampaikan dokter Nadya Alaydrus melalui unggahan reels-instagram di akun pribadinya pada 18 Maret 2023 lalu, sejatinya lemak pada pipi merupakan komponen lemak terpenting pada wajah agar menjadi lebih awet muda.
Dokter Nadya pun mewanti kembali tentang setiap tindakan operasi pasti ada efek sampingnya yang sudah disampaikan oleh dokter di awal sebelum melakukan tindakan operasi. Serta diinfokan juga melalui informed consent yang akan ditandatangani oleh pasien tersebut.
“Misalnya resiko infeksi, reaksi alergi dan juga kerusakan kelenjar ludah, kerusakan saraf, wajah menjadi asimetris dan lain-lain,” ujar dr. Nadya dikutip pada Senin (20/3/2023).
Manfaat lainnya dari lemak di pipi ini dapat membantu meminimalkan ‘kempot’ sehingga masih terlihat fresh ketika sudah tua nantinya. Hal ini dikarenakan lemak di pipi tersebut akan mengalami herniasi atau turun ke bawah ketika usia lanjut.
Baca Juga: Siapkan Tinggalkan Dunia Hiburan, Ini 5 Artis Punya Cita-cita Jadi Ibu Rumah Tangga yang Baik
Kendati begitu, dr. Nadya pun tetap mempersilahkan apabila tetap ingin melakukan perawatan buccal fat removal. Dengan catatan prosedur medis tersebut dilakukan oleh dokter profesional dan sudah mempertimbangkan dengan baik mengenai keuntungan dan kerugiannya.
Dokter Tompi pun menuturkan mengenai salah satu efek samping setelah tindakan buccal fat removal yakni pasien akan mengalami pembengkakan pada keesokan harinya. Namun bengkak tersebut tidak separah seperti setelah proses cabut gigi dan hal tersebut adalah wajar.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali
-
9 Rekomendasi Sabun Cuci Muka untuk Kulit Kusam dan Pudarkan Flek Hitam
-
Bedak Apa yang Tahan 12 Jam? Cek 5 Rekomendasi Anti Luntur Berjam-jam