Suara.com - Self love atau mencintai diri sendiri merupakan hal penting yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan mental.
Samantha Elsener, Psikolog anak mengungkapkan melalui unggahan di instagram pribadinya @samantha.elsener pada Senin (17/4/2023), setidaknya terdapat 3 cara self love yang bisa Anda praktekan demi menjaga kualitas mental.
“Tiga cara self love yang perlu kamu praktekan, self kindness, self evaluation dan self care,” tulisnya, dikutip pada Selasa (18/4/2023).
Ketiganya merupakan kebalikan daripada self judgement, self blaming dan self sabotage yang bisa memperburuk kesehatan jiwa. Misalnya self judgement yang selalu menghakimi diri sendiri, self blaming dengan menyalahkan segala sesuatu, dan self sabotage memaksakan sesuatu yang sebenarnya sudah tahu kalau itu tidaklah baik.
Samantha pun memberikan sedikit contoh dalam mempraktekan tiga cara self love yang sudah ia sebutkan sebelumnya.
Self Kindness: Memberikan semangat dan afirmasi baik untuk diri. Contohnya, “Hari ini aku kurang optimal nih perform-nya, besok lebih baik lagi, yuk.”
Self Evaluation: Melakukan evaluasi atas apa yang sudah dilakukan sebagai acuan diri. Contohnya, “Coba kita refleksikan lagi yuk, tadi itu kejadiannya gimana, aku ada part salah di mana, terus apa yang perlu aku improve,ya?”
Self Care: Memperdulikan diri sendiri atas segala sesuatu yang sudah menimpa. Contohnya, “Udah sadar kalau diri perlu dirawat dengan cara yang benar dan perlu dijaga dengan self awareness dan mindfulness.”
Menurutnya, jangan menyepelekan kata-kata tersebut. Sebab melalui kata-kata itu, otak akan memproses apa yang dirasa.
Baca Juga: Benarkah Mencintai Diri Sendiri jadi Kunci Sukses Menjalin Hubungan?
“Karena dari kata-kata, otak kita bisa memproses apa yang dirasa atau makna dari kata-kata itu,” imbuhnya.
Meski begitu, self love juga harus dipraktekan secara wajar dan tidak berlebihan. Jika berlebihan, justru bisa menjadi toxic yang menimbulkan dampak yang buruk.
Seperti yang disampaikan Halah Abdul melalui Huffpost, Psikoterapis dari Kanada kalau self love bisa menjadi toxic dalam hubungan antarpribadi saat menjadikan self love sebagai cara untuk menghindar atau menjauh dari prilaku tertentu.
Psikolog Shannon Cavez pun mengatakan kalau self love bukan berarti untuk memanjakan diri tetapi menjaga diri.
“Self love adalah tentang menjaga diri sendiri secara mental, fisik, dan emosional. Tidak semuanya memanjakan dan positif,” ungkapnya seperti dikutip dari laman Huffpost.
Shilvia Restu Dwicahyani
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik
-
Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan
-
BRI dan BRI Finance Perkuat Pembiayaan Kendaraan lewat BRI KKB Expo 2026