Suara.com - Setelah perselingkuhannya dengan perempuan bernama Tenri Anisa dibongkar oleh sang istri, Virgoun akhirnya buka suara. Dalam klasifikasinya, Virgoun akui kalau rasa cintanya kepada Inara Rusli telah hilang.
Dalam video yang diunggah di kanal Youtube pribadinya Virgoun mengatakan, rasa cintanya kepada Inara Rusli itu benar adanya. Namun, seiring berjalannya waktu perasaan itu berubah dan hilang. Meski demikian, ia tidak mau mengungkapkan alasan di baliknya.
"Yang jelas perasaan sayang itu pernah ada dan sungguh-sungguh ada. Mengapa rasa itu berubah dan apa alasannya, biar saya yang tahu. Tidak perlu diungkapkan ke semua orang," kata Virgoun di kanal YouTubenya, Jumat (28/4/2023).
Virgoun juga mengaku, setelah rasa cintanya kepada Inara Rusli hilang, ia tidak langsung menyelesaikannya. Justru ia mencari perempuan lain untuk bisa menemukan kenyamanan.
"Saya malah melarikan diri dan malah mencari kenyamanan di luar," pungkas Virgoun.
Ketika sudah menjalin hubungan dengan pasangan, seseorang seharusnya bisa menjaga komitmen atas rasa cintanya itu. Meski demikian, tidak bisa dipungkiri jika rasa cinta memang dapat berubah kapan saja.
Perasaan cinta kepada pasangan ini dapat berubah dan menghilang. Mengutip Hello Sehat, berikut beberapa faktor psikologis yang menyebabkan perasaan cinta seseorang bisa memudar dan menghilang.
1. Realitas kehidupan
Sebab sibuk menjalani kehidupan sehari-hari, terkadang seseorang melupakan perasaan cintanya kepada pasangan. Mereka tidak memiliki waktu untuk pasangannya. Hal itu secara perlahan menghapus perasaan cintanya kepada pasangan.
Di sisi lain, sebab jarang ada waktu itu juga memengaruhi kepercayaan satu sama lain. Rasa tersebut membuat adanya pemikiran negatif yang memengaruhi hubungan sehingga cinta menghilang.
2. Komunikasi yang buruk
Komunikasi menjadi kunci keberhasilan dalam sebuah hubungan. Ketika komunikasi tersebut tidak lancar, maka akan memberikan masalah. Ahli psikologi Will Meek mengatakan, komunikasi akan membantu seseorang untuk memahami perasaan orang lain.
Jika komunikasi tersebut tidak terjalin dengan baik, hubungan di antara pasangan akan menjadi buruk. Hal ini akan memengaruhi perasaan satu sama lainnya. Itu juga membuat perasaan cinta menghilang secara perlahan.
3. Waktu
Ahli psikoterapi, Lisa Firestone mengatakan, waktu dapat mengubah perasaan cinta menjadi hilang. Hal ini karena intensitas cinta yang diberikan pasangan tidak sama seperti sebelum-sebelumnya. Sebab hal tersebut, perasaan cinta pasangan akan semakin memudar dan hilang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
-
Mengenal Oud hingga Amber: Tren Parfum Timur Tengah yang Kini Jadi Favorit di Indonesia
-
50 Kumpulan Ucapan Selamat Hari Paskah 2026 yang Hangat dan Penuh Makna
-
Tanggal 3 April 2026 Libur atau Tidak? Cek Keputusan SKB 3 Menteri
-
Hotel di Indonesia Kian Diminati, Wisatawan Lokal Jadi Penggerak Utama Pariwisata di 2025
-
4 Zodiak Bakal Sukses dalam Asmara pada 2 April 2026, Hubungan Cinta Menguat!
-
Rezeki dan Hoki Mengalir Deras, Ini 3 Shio Paling Beruntung di April 2026
-
Terpopuler: Update Tarif Listrik April 2026, Pilihan Sunscreen Anti Aging
-
Perkumpulan Pengelola Klinik Kecantikan Berkumpul Bahas Permenkes, Dorong Standar Layanan Estetika
-
Bolehkah Pakai Sabun Cuci Muka Exfoliating Cleanser Setiap Hari?