Suara.com - Warna menjadi hal penting bagi anak-anak. Dengan warna, anak-anak biasanya akan tertarik untuk mengetahui berbagai hal. Sebab hal ini, artis Tya Ariestya menggunakan warna sebagai sarana untuk belajar bagi anak-anaknya.
Tya Ariestya mengaku, ia menggunakan warna sebagai sumber untuk mengenalkan anak-anaknya akan berbagai hal. Menurutnya, warna menjadi sumber simulasi awal anak-anak untuk mengenal banyak hal.
Dengan warna itu
dapat mengajarkan anak-anaknya belajar berbagai hal, seperti pengenalan buah, hewan, dan lain-lain.
“Simulasi di awal anak-anak mengenali warna, aku pake ada card gitu jadi ngenalin warnanya di awal. Karena dari awal itu kita bisa belajar ke mana-mana tuh, bisa belajar untuk huruf, misalnya gambar apel, A untuk apel, terus pisang gitu, terus kita juga bisa ngajarin bahasa Inggris,” ucap Tya Ariestya acara Konferensi Pers Jotun Kids Collection 2023, Rabu (3/5/2023).
Oleh sebab itu, pengenalan warna bagi anak itu menjadi hal yang utama dilakukan Tya Ariestya. Anak-anaknya sudah bisa mengenal banyak hal. Bahkan, ia melibatkan anaknya untuk memilih cat untuk kamar. Anak-anaknya juga diberikan kebebasan memilih warna sesuai tema yang diinginkannya.
“Jadi memperkenalkan warna itu menjadi stimulasi awal yang cukup concern aku lakukan kepada anak-anak gitu. Aku sangat melibatkan anak-anak, temanya mau apa gitu, misalnya Kanaka ini sangat suka sangat binatang, jadi tema kamar kita binatang gitu. Terus binatang apa aja yang dia mau, dia yang memilih gitu untuk warna sendiri,” ucap Tya Ariestya.
Dokter Spesialis Anak, dr. Kurniawan Satria Denta, M.Sc, Sp.A mengungkapkan, pemilihan warna memang cukup berpengaruh untuk stimulasi anak. Ia menjelaskan, warna menjadi stimulasi otak yang baik terutama pada 1000 hari pertama anak.
Dengan warna, itu memudahkan untuk menstimulasi otak anak untuk mengenal berbagai posisi, serta lingkungannya. Hal tersebut dapat membuat otak menjadi lebih berkembang.
Baca Juga: 4 Artis Punya Bisnis Hotel, Tya Ariestya Buka Khusus Kucing
“Ketika anak berkembang di 1000 hari pertama butuh stimulasi dari visual, auditori, dan lain-lain. Informasi itu butuh dikelola otak biar berkembang lebih banyak. Nah peran warna memudahkan stimulasi otak untuk mudah mengenali posisi, lingkungan sekitar, dan lain-lain,” ucap dr. Denta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Kapan Idul Fitri 2026? Cek Jadwal Versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU
-
Jadi Tren Lebaran 2026, Baju Teal Blue dan Ash Blue Cocok dengan Warna Apa?
-
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Couple, Apa Warna Terbaik?
-
Siapa Nama Asli Aura Kasih? Bikin Kepo Tiba-Tiba Ganti Bio Instagram Jadi 'Febria'
-
7 Minyak Kemiri untuk Rambut Kering dan Kusut, Ampuh Hempaskan Ketombe
-
Ramalan Shio Paling Hoki Besok 10 Januari 2026, Cek Keberutunganmu di Akhir Pekan!
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Atasi Flek Hitam di Usia 50-an? Cek 7 Pilihan Terbaiknya
-
5 Semir Rambut Tanpa Bleaching untuk Tutupi Uban, Aman Buat Lansia
-
Rahasia Rambut Sehat ala Jepang: Ritual Onsen Kini Hadir di Klinik Estetika Jakarta!
-
5 Sunscreen yang Cocok untuk Kulit Kering Usia 50 Tahun, Bantu Kurangi Penuaan