Suara.com - Hiasan kepala atau headpiece Kate Middleton yang ia kenakan pada hari penobatan Raja Charles III beberapa waktu masih terus menjadi perbincangan. Pasalnya, tak banyak yang menyangka jika istri Pangeran William tersebut akan menunjukkan penampilan yang lebih modern untuk hari bersejarah tersebut.
Kate Middleton memang tak mengenaka tiara atau mahkota seperti anggota keluarga kerajaan pada masa silam saat hari penobatan. Sebaliknya, ia mengenakan headpiece bermaterial baja rancangan Jess Collett dan perancang gaun krep sutra gadingnya, Sarah Burton di Alexander McQueen.
Pada People, tukang sulam kerajaan Chloe Savage mengungkap jika headpiece tersebut dibuat oleh banyak tangan-tangan yang sabar.
"Anda pada dasarnya membuat bunga dan daun di atas kain dengan kabel dan kemudian Anda memotongnya. Kemudian Anda membengkokkan dan membentuknya sesuai," kata penjahit, yang pernah mengerjakan beberapa pakaian kerajaan besar di masa lalu termasuk gaun pengantin Kate dan Meghan Markle.
"Menggunakan benang perak asli berarti Anda dapat merusaknya dengan sangat mudah dan membuat celah atau kerusakan pada kabel. Bagian dari pelatihan kami bukanlah benang saat kami bekerja, tetapi ini sangat rumit - Anda hanya melihatnya!," ujar dia lagi.
Untuk modelnya sendiri, headpiece perak dan daun kristal tiga dimensi yang dikenakan oleh Putri Wales untuk hari bersejarah itu tampak sangat mirip dengan yang dikenakan oleh pelayan mendiang Ratu Elizabeth II di hari penobatannya.
"Jika mereka mengambil inspirasi dari ornamen itu, itu adalah cara yang bagus untuk memberi Kate sesuatu yang menonjol secara visual sambil tetap memperkuat perannya saat ini sebagai pendukung Raja dan Ratu," kata Lauren Kiehna, penulis di blog The Court Jeweller.
Enam pelayan Ratu Elizabeth II, yang tugasnya termasuk membantunya setibanya di Westminster Abbey, semuanya mengenakan gaun Norman Hartnell yang dipesan lebih dahulu untuk hari bersejarah itu, seperti halnya raja.
Gambar-gambar dari upacara penobatan menunjukkan mereka mengenakan headpiece bunga struktural yang tampak berwarna emas dan putih tetapi bentuknya sangat mirip dengan yang dikenakan oleh Putri Kate pada hari Sabtu lalu.
Baca Juga: Mengenal Westminster Abbey, Gereja yang Jadi Lokasi Penobatan Raja Charles III
Tidak seperti pada penobatan Ratu Elizabeth II tahun 1953, ketika sebagian besar wanita kerajaan dan aristokrat didorong untuk mengenakan tiara keluarga mereka untuk acara tersebut, aturan berpakaian pada penobatan Raja Charles dan Ratu Camilla agak berbeda.
Dengan para tamu diminta untuk mengenakan pakaian dormal sehari-hari dan para bangsawan diminta untuk meninggalkan tiara mereka di rumah, nada busana penobatan zaman modern ini akan selalu terasa dan terlihat berbeda. Untungnya, Kate telah merencanakan sesuatu sebagai alternatif yang pas.
"Saya pikir apa yang dia kenakan sangat menarik, dan itu adalah kompromi yang bagus," kata Kiki McDonough, seorang pembuat perhiasan Inggris yang desainnya sering dikenakan oleh Putri Kate dan Ratu Camilla.
"Itu adalah sentuhan modern, tapi di satu sisi, itu sedikit romantik karena mereka biasa memakai mahkota emas dengan daun. Tapi dalam situasi dia sekarang, itu terlihat sangat modern," ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia