Suara.com - Keteledoran ternyata juga dilakukan ahli bedah Jerman, yang mengajak petugas kebersihan untuk menjalani operasi amputasi jari kaki.
Beruntung kejadian yang terjadi di Rumah Sakit Universitas Mainz pada 2020 tidak membuat pasien mengalami komplikasi. Meski begitu, dokter yang bertanggung jawab tetap dipecat.
Kepala Eksekutif Rumah Sakit, Norbert Pfeiffer mengatakan ahli bedah keliru memutuskan, apakah perlu melanjutkan proses operasi meskipun tanpa asisten ahli bedah yang memenuhi syarat.
Namun karena pasien yang sudah mendapatkan anestesi lokal berubah gelisah, membuat ahli bedah putuskan memanggil petugas kebersihan terdekat untuk memegang kaki pasien lelaki bedah itu dan menginstruksikan prosedur bedah.
Petugas kebersihan itu tidak memiliki pengalaman medis. Insiden ini terungkap setelah seorang manajer rumah sakit melihat petugas kebersihan itu tangannya dipenuhi darah di ruang operasi.
"Kejadian ini seharusnya tidak pernah terjadi," ungkap Kantor Berita Jerman mengutip Daily Mail, Selasa (23/5/2023).
Melansir Johns Hopkins Medicine, tenaga kesehatan yang berhak lakukan operasi amputasi adalah ahli bedah ortopedi dan onkologi ortopedi. Para ahli bedah ini bekerjasama dengan perawat dan teknologi bedah.
Khusus untuk amputasi jari kaki, biasanya prosedur dilakukan oleh ahli bedah umum, vaskular dan ortopedi dengan keahlian spesifik bedah kaki dan pergelangan kaki terlibat.
Biasanya saat anggota badan diamputasi, pasien akan menandatangani surat pernyataan kepemilikan alat bedah mereka ke laboratorium patologis.
Bahkan tidak jarang pasien memiliki menyumbangkan anggota tubuhnya untuk ilmu pengetahuan. Namun jika pasien pilih tidak melakukanya, rumah sakit akan membuang anggota tubuhnya sebagai limbah medis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Shio Paling Beruntung dan Makmur di 27 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya
-
Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP
-
Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa