Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan kosmetik mengandung obat bius atau lidokain dan kloroform yang dijual online lewat e-commerce Shopee.
Kosmetik mengandung obat bius ini termasuk dalam salah satu temuan BPOM saat menindak peredaran obat dan makanan ilegal yang dijual online, dengan nama akun apotik_resmi di Shopee.
Tak main-main akun tersebut telah menjual berberbagai obat dan makanan ilegal lebih dari 10.000 paket dan nilai ekonomi penjualan lebih dari Rp18 miliar. Di mana salah satu yang dijual yakni kosmetik ilegal mengandung obat bius.
"Produk kosmetika ilegal seperti Titan Gel Gold, Super STUD 007, Loveless Moisturizing Gel, dan lain-lain. Produk tersebut mengandung lidokain dan kloroform yang biasa digunakan untuk anestesi, tetapi dilarang digunakan dalam kosmetika karena tidak aman dan dapat mengiritasi kulit," ungkap BPOM dalam keterangan yang diterima suara.com, Rabu (7/6/2023).
Lidocaine atau lidokain adalah obat untuk menghilangkan rasa sakit atau memberi efek mati rasa pada bagian tubuh tertentu, dan umumnya digunakan dokter untuk tindakan operasi yang membutuhkan obat bius lokal.
Sedangkan triklorometana atau kloroform adalah bahan pembius, akan tetapi penggunaannya sudah dilarang karena telah terbukti dapat merusak liver dan ginjal.
Temuan ini berhasil diamankan Penyidik Pegawai Negeri Sipil atau PPNS BPOM bersama Biro Korwas PPNS Bareskrim Polri, dengan menindak salah satu rumah kontrakan sebagai tempat kejadian perkara (TKP) pada Rabu, 10 Mei 2023 pukul 13.00 WIB. Rumah kontrakan itu beralamat di Jalan Sukahati, Kp. Muara Beres No. 7 RT. 02/RW. 04, Sukahati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Dari rumah kontrakan tersebut didapatkan barang bukti obat, obat tradisional, suplemen kesehatan, kosmetika, dan pangan olahan ilegal yang tidak memiliki izin edar sebanyak 700 item atau tepatbta 22.552 buah.
“Barang bukti yang diamankan ditaksir memiliki nilai keekonomian sebesar Rp10.218.000.000,00 (sepuluh miliar dua ratus delapan belas juta rupiah),” jelas Kepala BPOM, Penny K Lukito.
Baca Juga: Dijual di Bontang dan Samarinda, Jaringan Pemasok Kosmetik Ilegal Dibongkar Polda Kaltim
Selain kosmetik mengandung obat bius, temuan tersebut juga terdiri dari produk ilegal lainnya dari mulai pelangsing, obat kuat, suplemen dan sebagainya, dengan rincian sebagai berikut:
1. Obat Kuat
Obat-obatan khusus lelaki ilegal seperti berbagai jenis Viagra dan Cialis, Vigamax, Japan Tengsu, Soloco, Vitamale, Hajar Jahanam, dan lain-lain ikut diamankan.
Obat tersebut mengandung bahan kimia obat (BKO) sildenafil dan tadalafil yang kerap digunakan dokter untuk mengatasi masalah disfungsi ereksi, dan termasuk obat keras, serta berisiko menyebabkan serangan jantung hingga kematian jika digunakan tidak sesuai resep dokter atau tidak sesuai dosis.
2. Produk Pelangsing
Produk pelangsing ilegal yang ditemukan seperti Slim Strong, Slim Fast, Slimming Pro, dan lain mengandung bahan kimia obat (BKO) sibutramin yang dapat menimbulkan efek samping seperti jantung berdebar, sesak napas, gelisah, dan halusinasi.?
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan