Suara.com - MSCHF brand kolektif kreatif asal Amerika Serikat membuat publik tak habis pikir soal rencananya untuk membuat tas jinjing OnTheGo Louis Vuitton seukuran bintik kecil.
Tas Mikroskopis ini, seperti dilansir NY Times, berukuran 657 kali 222 kali 700 mikrometer, membuatnya lebih kecil dari sebutir garam laut dan cukup sempit untuk melewati lubang jarum.
Sehingga, tas tersebut memang hanya bisa dilihat secara jelas dengan mikroskop. Dari jauh, titik hijau berpendar itu tampak seperti butiran pecahan. Hanya ketika diperbesar terlihat tas itu tembus pandang dengan monogram Louis Vuitton terlihat jelas.
Siluet OnTheGo dipilih karena bentuk persegi panjang yang sederhana dan logo yang menonjol, sementara itu, sedikit tembus pandang sehingga tas lebih terlihat saat diletakkan di bawah lampu latar mikroskop.
Kevin Wiesner, chief creative officer MSCHF, memposisikan tas tersebut sebagai salah satu kritik terhadap menjamurnya tas tangan mewah yang tidak praktis.
"Saya pikir 'tas' adalah objek yang lucu karena berasal dari sesuatu yang sangat fungsional. Tapi pada dasarnya itu telah menjadi perhiasan," kata dia dalam sebuah wawancara.
Dia mengatakan bahwa MSCHF bertujuan untuk memperluas tren itu ke kesimpulan logisnya dengan menghapus semua kegunaan tas, dan hanya menyisakan penanda merek.
"Ini adalah kata terakhir dalam miniaturisasi tas,” kata MSCHF dalam sebuah pernyataan.
Untuk proyek tersebut, tim MSCHF mendekati beberapa produsen industri yang berspesialisasi dalam bioteknologi. Pada akhirnya, tas tersebut dibuat dari resin melalui proses pencetakan 3D mikroskopis yang dikenal sebagai polimerisasi dua foton.
Baca Juga: Inara Rusli Pamer OOTD Mewah Setelah Buka Cadar, Warganet: Makin Bersinar Usai Ditinggal Suami
Tas tersebut akan dijual bulan ini sebanyak-banyaknya di Just Phriends, sebuah lelang yang diselenggarakan oleh Sarah Andelman, mantan direktur kreatif butik Paris Colette, yang ditutup pada tahun 2017, dan Joopiter, rumah lelang yang didirikan oleh Pharrell Williams.
Wiesner mengatakan bahwa MSCHF tidak meminta izin untuk menggunakan logo atau desain Louis Vuitton, terlepas dari fakta bahwa Williams baru-baru ini ditunjuk sebagai desainer pria untuk merek mewah tersebut.
"Kami besar di sekolah 'minta maaf, bukan izin',” kata Tuan Wiesner.
Tetapi dia mencatat bahwa Williams telah menunjukkan kesukaan pada benda-benda berukuran aneh.
"Pharrell menyukai topi besar, jadi kami membuatnya menjadi tas yang sangat kecil," pungkas dia lagi.
Ini semua sesuai dengan sejarah kejenakaan provokatif MSCHF. Resmi didirikan di Brooklyn pada tahun 2019 oleh Tuan Wiesner, Gabriel Whaley, Daniel Greenberg, Stephen Tetreault, dan Lukas Bentel, kelompok ini telah lama memanfaatkan parodi dan kontroversi untuk mengomentari absurditas budaya konsumen.
Barang-barangnya termasuk sandal "Birkinstock" seharga $76.000 yang terbuat dari tas Birkin (dirilis tanpa restu dari Birkenstock atau Hermès) dan sepasang "Jesus Shoes", atau Nike Air Max 97 yang disesuaikan berisi air suci dari Sungai Jordan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement