Bagaimana Cara Menghitung Hari Baik Pindah Rumah Berdasarkan Weton?

Minggu, 27 September 2026 | 07:09 WIB
ilustrasi pindah rumah (magnific/pressfoto)
BACA 10 DETIK
  • Masyarakat Jawa menggunakan tradisi weton dan metode Catursuda untuk menentukan hari baik pindah rumah.
  • Perhitungan dilakukan dengan menjumlahkan neptu penghuni dan neptu hari pindahan lalu dibagi empat.
  • Sisa hasil pembagian menentukan kualitas hari, di mana sisa satu dan dua sangat dianjurkan.

Suara.com - Pindah rumah merupakan salah satu momen penting dalam kehidupan yang seringkali diwarnai dengan harapan akan keberuntungan, ketenangan, dan kelancaran rezeki di tempat tinggal baru.

Di tengah masyarakat Jawa, tradisi menentukan hari baik berdasarkan weton masih sangat dipegang teguh. Weton sendiri merupakan kombinasi antara hari dalam seminggu (Senin hingga Minggu) dengan lima pasaran Jawa, yaitu Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon. Kombinasi ini dipercaya memiliki pengaruh energi tertentu terhadap perjalanan hidup seseorang.

Banyak orang percaya bahwa memilih hari pindahan yang selaras dengan weton penghuni rumah dapat membawa keharmonisan keluarga, menghindari musibah, serta membuka pintu rezeki.

Sebaliknya, hari yang kurang cocok dikhawatirkan justru mengundang kesulitan atau rasa tidak nyaman di rumah baru. Tradisi ini bukan sekadar mitos, melainkan bagian dari kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun melalui primbon Jawa.

Untuk mengetahui hari baik tersebut, diperlukan perhitungan sederhana yang disebut metode Catursuda atau Guru-Ratu. Metode ini mengandalkan nilai neptu, yaitu angka yang melekat pada setiap hari dan pasaran.

Dengan menjumlahkan neptu weton kepala keluarga atau seluruh anggota keluarga dan neptu hari rencana pindahan, kemudian membaginya dengan angka empat, kita bisa melihat sisa hasil bagi yang menentukan kualitas hari tersebut.

Artikel ini akan memandu Anda langkah demi langkah cara menghitung hari baik pindah rumah berdasarkan weton, lengkap dengan tabel neptu, contoh perhitungan, serta makna setiap hasilnya. Simak baik-baik agar proses pindahan Anda menjadi lebih tenang dan penuh harapan positif.

1. Kenali Nilai Neptu Hari dan Pasaran Jawa

Langkah paling dasar adalah menghafal atau mencatat nilai neptu masing-masing hari dan pasaran. Berikut daftar yang paling umum digunakan dalam primbon:

Neptu Hari:

  • Minggu = 5
  • Senin = 4
  • Selasa = 3
  • Rabu = 7
  • Kamis = 8
  • Jumat = 6
  • Sabtu = 9

Neptu Pasaran:

  • Legi = 5
  • Pahing = 9
  • Pon = 7
  • Wage = 4
  • Kliwon = 8

Weton seseorang didapat dari penjumlahan neptu hari lahir dan pasarannya. Contoh: seseorang lahir Senin Wage memiliki neptu 4 + 4 = 8.

Jika pindah bersama pasangan, jumlahkan neptu keduanya. Misalnya suami Senin Wage (8) dan istri Kamis Pahing (8 + 9 = 17), total neptu keluarga menjadi 25.

2. Hitung Neptu Hari Rencana Pindahan

Setelah mengetahui neptu weton penghuni, tentukan hari dan pasaran yang diinginkan untuk pindah rumah. Hitung neptunya dengan cara yang sama.

Misalnya Anda ingin pindah pada Minggu Pon, maka neptunya adalah 5 (Minggu) + 7 (Pon) = 12.

3. Jumlahkan Kedua Neptu Lalu Bagi Empat

Tambahkan neptu weton penghuni dengan neptu hari pindahan. Hasilnya kemudian dibagi empat. Yang diperhatikan adalah **sisa hasil bagi** (bukan hasil bagi utuhnya).

Terkait
Terpopuler
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com