Suara.com - Sebelum ditalak cerai Teddy Soeriaatmadja, Raihaanun tidak hanya selingkuh hingga 3 kali, tapi juga kecanduan alkohol diduga sudah berlangsung selama 4 tahun. Memang apa bahayanya?
Adapun dugaan Raihaanun kecanduan alkohol selama 4 tahun terungkap lewat berkas putusan cerai yang tertuang dalam lama Mahkamah Agung (MA). Disebutkan pada 2019 mulai mengonsumsi minuman beralkohol dan mulai ketagihan, semakin lama jumlahnya semakin bertambah.
Bahkan ibu dengan tiga anak itu disebut mengonsumsi obat dengan menggunakan minuman beralkohol. Sehingga bisa membahayakan kesehatan.
Dengan putusan tersebut bisa dipastikan Raihaanun sudah resmi bercerai dengan Teddy, dan kehidupan rumah tangganya yang mulai dirajut sejak 2007 lalu, hingga berusia 16 tahun kandas pada 2023.
"Bahwa pada bulan Januari tahun 2018 atas keinginan sendiri, Termohon (Raihaanun) memeriksakan dirinya ke psikiater dan mendapatkan diagnosa bahwa dirinya mengidap gangguan bipolar sehingga harus menjalani pengobatan secara teratur dan terus-menerus, untuk membuat kondisinya stabil," ujar informasi berkas tersebut, dikutip suara.com, Kamis (6/7/2023).
Melansir Addiction Center, sudah terjadi 300 kematian antara 2003 hingga 2012 karena alkohol. Apalagi temuan di 2010 minuman alkohol ditemukan mengandung methanol menyebabkan 16 kematian wisatawan, dan 23 orang lainnya meninggal karena minuman serupa.
Sedangkan mengutip Hello Sehat, berikut ini dampak bahaya pecandu alkohol:
1. Kerusakan Jantung
Alkohol bisa mengakibatkan kardiomiopati yang ditandai dengan sesak napas, detak jantung tidak teratur (aritmia), kelelahan, dan batuk yang terus menerus. Tak hanya itu, alkohol juga dapat meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, dan hipertensi.
2. Peradangan pankreas (pankreatitis)
Terlalu banyak alkohol di dalam tubuh membuat pankreas mengalami penumpukan enzim. Penumpukan enzim berlebih di dalam pankreas ini akhirnya bisa menyebabkan peradangan atau yang disebut dengan pankreatitis.
3. Merusak Otak
Alkohol dapat menyebabkan kerusakan otak dengan memperlambat penyaluran informasi antar saraf. Selain itu, kandungan etanol di dalam minum minuman beralkohol juga dapat menyebabkan kerusakan spesifik pada beberapa area otak.
4. Infeksi Paru
Saat kecanduan alkohol daya tahan tubuh perlahan dapat melemah. Akibatnya beberapa organ tubuh, termasuk paru-paru, akan kesulitan untuk melawan bakteri dan virus penyebab penyakit.
5. Kerusakan Liver
Hati berfungsi untuk menyaring racun dan limbah tak terpakai sehingga tidak menumpuk dalam tubuh. Namun, konsumsi minuman keras yang berlebihan dapat memperlambat kerja hati tersebut sehingga menimbulkan gangguan hati.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara
-
Skuad Terbaik Persija Pilihan Shin Tae-yong Diketahui Saat Uji Coba Kontra Chiangrai United
-
Terungkap, Rahasia Pilot Malaysia Bawa Narkoba Rp160 M Lolos Pemeriksaan KLIA
-
KAI Palembang Buka Akses Magang, PKL, dan Penelitian secara Digital melalui InternHub