Suara.com - Kemajuan teknologi digital menjadi salah satu hal yang tidak bisa terelakkan.Survei We Are Social dan HootSuite pada awal 2023 yang mengungkapkan bahwa pengguna internet di Indonesia terus bertambah pesat dan kini mencapai 212,9 juta atau 77 persen dari total penduduk.
Dalam Literasi Digital #MakinCakapDigital 2023 untuk segmen komunitas di wilayah Kalimantan, yang diadakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama dengan Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreas Dosen dan Praktisi, Adhi Prasnowo mengatakan, pemahaman terkait kecakapan digital dan aspek keamanannya diperlukan agar masyarakat bisa memahami risiko-risiko di dunia digital. Salah satunya tentang keamanan berinternet bagi anak yang harus dipahami para orangtua.
"Hasil survei menyebutkan bahwa sebanyak 83 persen orang tua di Indonesia khawatir anak mereka terpapar konten tidak pantas atau berpotensi membahayakan ketika berselancar internet," ungkap Adhi dalam keterangannya baru-baru ini.
Dengan fakta ini maka, orangtua dinilai perlu segera mengajarkan kesadaran berinternet aman kepada anak mereka sejak usia dini.
Jangan sampai anak jadi bahan eksploitasi dan konten berbahaya, keamanan online yang membuat orang tertarik melakukan cyber grooming, cyber bullying, serta perlunya pengembangan keterampilan digital yang positif dan penggunaan waktu seimbang agar mencegah kecanduan digital dengan cara memperkuat komunikasi antara orangtua dan anak.
"Perkembangan teknologi komunikasi mengubah kebudayaan manusia, di mana eksistensi manusia ditentukan oleh perubahan model komunikasi," ungkap Dosen Komunikasi dan Praktisi Media, Eko Pamuji di kesempatan yang sama.
Ia melanjutkan, masyarakat baru di abad 21 sangat identik dengan pola interaksi menggunakan teknologi digital, kebiasaan berinteraksi pun kini menggunakan media baru. "Dengan kecenderungan itu orangtua perlu mendampingi anak, karena anak rentan terpapar perundungan atau cyberbullying, hoaks, ujaran kebencian, pengaruh radikalisme, pornografi, kekerasan daring, penipuan daring hingga pencurian data," paparnya lagi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
6 Shio Beruntung 31 Maret 2026: Buang Hal Tak Penting agar Rezeki Lancar
-
Perbedaan Compact Powder dan Two Way Cake: Mana yang Cocok untuk Kulit Anda?
-
Bukan Sekadar Rumah: Mengapa Fasilitas Komunitas Jadi Kriteria Utama Keluarga Urban Saat Ini?
-
Bukan Karena Pasangan atau Idola, Ini Motif Utama Orang Pilih Operasi Plastik
-
5 Treatment Klinik Kecantikan untuk Mengatasi Flek Hitam di Usia 40 Tahun
-
Fenomena Pink Moon Bukan Bulan Berwarna Merah Muda, Simak Faktanya!
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering agar Tetap Berkilau di Usia 35 Tahun
-
5 Bedak Tabur Emina Ampuh Kontrol Minyak Berlebih, Cocok untuk Kulit Berminyak
-
6 Lipstik Transferproof untuk Bibir Hitam yang Warnanya Elegan dan Anti Pudar
-
Cara Membuat SKCK Online, Simak Syarat dan Biayanya