Suara.com - Memanfaatkan batik Probolinggo, Desainer Lia Afif meluncurkan koleksi Akrala Avatta yang terinspirasi dari angin kencang dan badai. Seperti apa ya bentuknya?
Meski terinspirasi dari angin kencang dan badai, bukan berarti Lia Afif menggambarkan musibah dalam busana hasil kolaborasi dengan Dekranasda dan Pemerintah Kota Probolinggo ini. Tapi tema besarnya yaitu koleksi yang menjadikan kekuatan alam dan budaya sebagai inspirasinya.
"Batik Probolinggo ini menggunakan pewarna alam khas Probolinggo, seperti warna batik dari akar, dedaunan dan pewarna alam lain. Batik ini dibuat para pengrajin, nah saya dan timlah yang membuat rancangan dan siluetnya sesuai pesanan customer," ujar Lia Afif saat konferensi pers di JF3 Fashion Festival 2023 di Summarecon Mall Kelapa Gading, Sabtu (22/7/2023).
Keunikan desainer asal Surabaya ini yaitu Lia Afif sama sekali tidak menggunakan pewarna, motif atau gambar binatang. Alhasil, semua desain yang terdiri dari 12 looks ini menggunakan motif tanaman.
"Karena baju muslim itu harus menghindari yang bentuk binatang, dalam islam tidak boleh menggunakan benda yang menyerupai binatang. Ini kan karena saya juga divisi muslim," sambung Lia Afif.
Adapun desain yang ditampilkan Lia Afif mayoritas terdiri dari gaun pesta muslimah yang dikhususkan untuk ibu dewasa muda. Inilah sebabnya dari sisi cutting cenderung ella princess dress.
Sedangkan dari sisi siluet busana ini menampilkan bentuk A dengan garis tegas yang mewakili kekuatan dan keteguhan, membuat siapa pun yang mengenakannya tampak menawan dan berwibawa.
Lantaran motif batik Probolinggo yang dihadirkan cenderung berukuran besar, dan menjadi tantangan untuk pemilik tubuh lebar, maka Lia Afif pilih menguraikan lace dan lurik dengan batik tulis Probolinggo sehingga bisa lebih sederhana, dan bisa digunakan di berbagai acara.
Dari 12 looks yang dihadiri terdiri dari 10 perempuan dan 2 lelaki, dengan warna yang ditampilkan terdiri dari warna nude, cream, mocha, terakota dan mustard yellow.
Baca Juga: Bangga, Desainer Modest Fashion Muda Indonesia Jadi Pembicara di Forum Rusia!
Lia Afif menambahkan setiap desain batik memiliki target pasarnya tersendiri. Khusus untuk desainnya, cenderung penikmat dan pemakainya adalah ibu dewasa muda, untuk acara resmi dan seragam keluarga alias sarimbit.
Inilah sebabnya Lia Afif juga memperkenalkan rancangan Desainer Muda, Aura Afilia di acara yang sama menampilkan Cathera yang berarti revolusi, dan menyerahkan semangat para generasi muda.
Sehingga bagi yang ingin menggunakan rancangan busana batik tulis, rancangan Aura lebih kekinian dan modern. Bahkan bukan tidak mungkin jika batik digunakan anak muda untuk hangout.
"Apalagi sekarang kan kebanyakan anak muda, pulang kerjanya mau langsung nongkrong atau hangout di kafe. Jadi ini tujuannya, agar batik benar-benar bisa diterima kaum muda," timpal Aura.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL
-
Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes
-
Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029
-
Tahan Tangis, Sarwendah Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak di Tengah Gugatan Ruben Onsu