Suara.com - Beragamnya budaya yang ada di Indonesia rupanya bisa menjadi potensi untuk meningkatkan ekonomi yang luar biasa. Inilah yang menjadi alasan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membuat festival seni pertunjukan internasional pertama di Indonesia, IndoFringe.
Terinspirasi dari Edinburgh Fringe, festival satu ini menjadi peluang bagi para seniman dan berkontribusi pada pertumbuhan industri kreatif. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengatakan, alasan membuat festival satu ini karena melihat banyaknya acara di 2023 sendiri telah menyumbang sekitar Rp 147 triliun rupiah.
“Dari yang tadi saya presentasikan event-event ini ada 3000 event di seluruh tahun 2023 menyumbang sekitar 11 miliar dolar atau setara dengan 147 triliun rupiah, ” ucap Sandiaga Uno dalam Konferensi Pers Sosialisasi IndoFringe, Selasa (25/7/2023).
Oleh sebab itu, membuat festival ini menjadi peluang bagi Indonesia. Apalagi, festival ini juga berkolaborasi dengan 35 negara untuk ikut serta sehingga memberikan peluang pariwisata yang cukup tinggi.
Selain itu, festival ini juga dilaksanakan selama 10 hari sehingga lama tinggal untuk para wisata juga berdampak baik pada pariwisata dan perekonomian Indonesia.
“Indo Fringe ini 10 hari, ini dari aspek wisata nusantara sangat tinggi kualitasnya karena lama mereka tinggal lebih panjang dan dampak pada ekonomi lokal juga lebih mendukung dari segi spending dari para wisatawan nusantara,” jelas Sandiaga Uno.
Nantinya, masyarakat yang ingin menampilkan pertunjukkan juga bebas untuk mendaftar dari berbagai bidang, seperti seni pertunjukan (komedi, sulap, musik, tari, teater, pedalangan, sirkus, seni bela diri), seni visual (lukisan, fotografi, desain), seni terapan (arsitektur, mode), kriya, lokakarya, kompetisi, dan lainnya.
Berbagai pertunjukkan itu nantinya didaftarkan dan akan dikurasikan oleh tim yang telah dibentuk. Untuk penampilannya juga akan dibagi-bagi sehingga dari setiap bidang pertunjukkan akan tetap terlihat.
“Siapa yang mau ikut berpartisipasi kita hadirkan langsung kesempatannya pada seluruh lapisan masyarakat yang akan dikurasi untuk bisa tampil di Indo Fringe Festival. Kita sepertiga, sepertiga, sepertiga, jadi ada musik, seni budaya, juga ada stand up comedy, ada juga kearifan lokal yang kita miliki,” kata Sandiaga Uno.
Baca Juga: Program Sembako Murah Dari Relawan Sandiaga Uno Bantu Masyarakat Madura
Penanggung jawab Festival IndoFringe, Sachin Gopalan menjelaskan ada sekitar 80 bidang yang dihadirkan untuk festival satu ini. Berlokasi di Jakarta dan Bali, nantinya akan ada 200 titik lokasi yang akan ditempatkan selama 10 hari festival berlangsung.
“Untuk pertama kali kita adakan di Bali dan Jakarta. Nantinya ada 200 titik lokasi, 160 di Jakarta dan 40 di Bali,” ujar Sachin.
Untuk lokasi pertunjukkan juga beragam mulai dari mall, stasiun, gedung pertunjukkan, dan lain-lainnya. Sandiaga Uno berharap, dengan adanya IndoFringe ini juga bisa dimanfaatkan masyarakat untuk tampil dan berpartisipasi serta berkelanjutan untuk ke depannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali