Suara.com - Climate Reality Indonesia baru-baru ini meluncurkan film dokumenter terbaru, tentang komunitas pesisir yang terdampak banjir rob selama beberapa tahun terakhir ini di kelurahan Degayu, Pekalongan, yang telah bertahun-tahun berhadapan dengan dampak krisis iklim.
Acara Film Premiere and Discussion Degayu: Against the Shore ini terselenggarakan pada tanggal 30 Juli 2023, pukul 14.00-17.30 WIB, bertempat di Gedung Planetarium, Kineforum – Studio Asrul Sani, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.
Degayu: Against the Shore diproduksi dan dipublikasi oleh ClimArt, salah satu gerakan pemuda dari Youth Climate Reality Leaders, untuk mengkreasikan medium bergeraknya inisiatif solusi dan aksi krisis iklim, melalui karya seni yang diyakini memiliki kekuatan untuk lebih menyentuh sanubari masyarakat terutama para pemuda.
Melalui karya ini, ClimArt mengusung kampanye #AgainstTheShore, bertujuan untuk membangun aksi kolaboratif demi menemukan solusi dan inovasi kreatif bagi wilayah terdampak krisis iklim. Fokus utama film ini terletak pada banjir rob yang kini tengah mengancam wilayah pesisir jalur Pantai Utara Jawa Tengah, dan berpotensi tenggelam seperti yang diprediksi sejumlah ahli akan dihadapi Kota Pekalongan. Kondisi ini sebelumnya telah dialami desa Simonet dan kini melanda kelurahan Degayu.
Produksi film ini bermitra dengan Mercy Corps Indonesia, Adaptation Fund, Kemitraan Partnership, dan Kelurahan Degayu. Film ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang dampak banjir rob sebagai salah satu konsekuensi dari krisis iklim serta menunjukkan upaya dan solusi yang diperjuangkan untuk mengatasi permasalahan tersebut.
Film "Degayu : Against the Shore" dibuat dengan konsep expository dan poetic documentary dimana dipaparkan fakta lapangan yang diselingi oleh sentimen tentang hubungan manusia dengan krisis yang dihadapi. Mengiringi film ini terdapat lagu ciptaan pemuda lokal dari Pekalongan yang menggunakan dokumentasi film sebagai musik videonya.
Peluncuran Degayu: Against The Shore dilanjutkan dangan Bedah Film dan diskusi bersama sutradara dan penulis naskah. Ahsania AR Aghnetta yang juga merupakan Youth Coordinator dari ClimArt, didampingi Arifah Handayani selaku executive producer yang sekaligus Community Action Manager dari Climate Reality Indonesia. Hadir pada diskusi ini salah satu tokoh film yang memerankan dirinya sendiri, Arif Ganda Purnama, beliau adalah Governance Specialist dari Mercy Corps Indonesia, di Pekalongan. Juga hadir Yani Saloh, aktivis lingkungan dan pemerhati seni, anggota Strategy Team dari Climate Reality Indonesia.
“Momen ini menjadi bersejarah bagi kami, karena bahasan krisis iklim yang seringnya dibawakan pada forum akademisi dan pemerintahan yang cenderung saintifik, serius dan formal, sekarang dapat dilihat dan diperhatikan para pegiat seni. “ menurut Ahsania AR Aghnetta, sutradara film dokumenter ini. Aghnetta juga berharap film ini dapat menjadi jembatan untuk lebih banyak orang bisa bergabung dan ikut mengambil peran dalam menyuarakan kegelisahan atas krisis iklim melalui hal yang mereka minati.
Acara Film Premiere and Discussion, Degayu: Against The Shore yang dibuka oleh Direktur Climate Reality Indonesia, Amanda Katili, PhD ini membuka ruang diskusi bagi aktivis, sineas, dan para pelaku di industry kreatif tentang cara terbaik untuk berkontribusi membantu mencarikan solusi bagi komunitas pesisir yang terdampak secara multi sektor.
Baca Juga: Minta Pemerintah Prioritaskan Krisis Iklim, Para Aktivis Gelar Demo di Patung Kuda
Diskusi ini juga menggarisbawahi peran para sineas yang sejatinya lebih mampu menyuarakan kisah-kisah yang jarang terdengar dari krisis iklim, kepada dunia. Film premier ini dibagi ke dalam tiga kegiatan utama: screening film; bedah Film; dan diskusi interaktif terkait call-to-action untuk desa terdampak banijr rob. Acara terbuka untuk komunitas, pegiat, aktivis, pemerhati krisis iklim, pelajar, masyarakat yang berjejaring dengan Climate Reality Indonesia, dan Kineforum Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Besar harapan penyelenggara kegiatan ini dapat menjadi media berjejaring untuk membangun aksi kolaborasi yang menghasilkan solusi.
“Film ini bisa menjadi inspirasi untuk anak muda yang bingung harus melakukan apa agar bisa kontribusi di aksi perubahan iklim. Kadang kita punya semangatnya, tapi nggak tahu harus mulai dari mana. Karena menonton film ini saya jadi terinspirasi untuk mengulik hobi apa yang bisa dipakai untuk jadi saluran aksi bagi bumi.” ujar Melisa, siswa sekolah menengah Jakarta yang hadir untuk menyaksikan film dokumenter ini. Harapannya, peluncuran film documenter #AgainstTheShore ini dapat menggerakan sanubari para penonton serta masyarakat umum untuk ikut menjadi bagian dari solusi terhadap isu krisis iklim.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja