Suara.com - Kasus kematian Wayan Mirna Salihin terus menjadi sorotan setelah Netflix merilis film dokumenter "Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso".
Film tersebut mengulas kembali kasus kopi sianida yang menewaskan Mirna Salihin. Namun, publik menemukan banyak kejanggalan usai film tersebut tayang.
Publik terus mengulik momen-momen saat Jessica Wongso diadili karena disebut-sebut sebagai dalang atas kematian Mirna.
Meski dirasa masih banyak kejanggalan dan kekurangan bukti, tetapi hakim meyakini bahwa Jessica Wongso merupakan pelaku pembunuhan Mirna Salihin.
Salah satu yang membuat hakim yakin bahwa Jessica pelakunya, yakni mengenai keberadaan sedotan es kopi Vietnam yang diminum Mirna kala itu.
Saat pesanan es kopi Vietnam Mirna datang, pelayan meletakkan sedotan itu di meja kemudian meninggalkannya. Kondisi kopi belum diaduk dan sedotan belum dimasukkan ke cangkir saat itu.
Namun, sedotan itu tiba-tiba sudah berada di dalam gelas saat pelayan datang untuk mengantarkan pesanan berikutnya di meja itu.
Hakim yakin Jessica yang memasukkan sedotan itu karena Mirna dan Hani belum tiba di Olivier. Terlebih, Jessica berada di dekat kopi tersebut.
Sedotan yang digunakan Mirna untuk meminum kopi itu rupa-rupanya hilang padahal bisa menjadi alat bukti.
Baca Juga: Siapa Penembak John Kei? Sosok Polisi Diduga Maki Pengacara hingga Goda Jessica Wongso
Ternyata, sedotan itu terbuang salah satu pegawai kafe bernama Marwan Amir atau Iwan. Kala itu, hakim sempat menanyakan keberadaan sedotan tersebut.
Hal itu diungkapkan Iwan saat bersaksi di sidang Jessica Kumala Wongso pada 2016 silam.
Iwan mengaku membuang sedotan setelah mencoba untuk mencicipi kopi beracun yang disimpan di pantry kafe. Keterangan Iwan sempat berubah karena tak yakin letak sedotan tersebut.
"Saya sempat mencoba kopi dengan sedotan, lalu sedotan saya taruh di sebelah gelas. Saya lupa pastinya, langsung saya buang atau gimana karena di pantry memang ada tong sampah," ungkapnya saat bersaksi.
Iwan mengaku mulutnya kebas dan panas usai mencicipi kopi yang dipesan Mirna. Ia langsung segera berkumur agar kopi itu tidak tertelan. Semua gerakan Iwan itu terekam CCTV pantry.
Majelis hakim sangat menyayangkan karena sedotan tersebut dibuang karena bisa menjadi bukti yang menunjukkan adanya kandungan racun sianida dalam kopi Vietnam yang dipesan.
Berita Terkait
-
Siapa Penembak John Kei? Sosok Polisi Diduga Maki Pengacara hingga Goda Jessica Wongso
-
Peran Krishna Murti di Kasus Kopi Sianida: Rela Jatuhkan Harga Diri, Diduga Paksa Jessica Wongso Ngaku Bunuh Mirna
-
5 Tokoh Ini Percaya Jessica Wongso Tidak Membunuh Mirna
-
7 Kontroversi Edi Darmawan Salihin: Suka Main Perempuan Sampai Konflik dengan Hotman Paris
-
Benarkah Wirang Birawa Diteror Usai Sebut Jessica Wongso Bukan Pembunuh Mirna?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik